BANDUNG (kabarpublik.id) – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara memulai rangkaian kegiatan penanaman dengan melakukan tabur benih pinus sebanyak 203 gram, yang diperkirakan menghasilkan sekitar 2.500 bibit. Bibit tersebut akan ditanam di Petak 29C4, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cikalong Wetan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Padalarang. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman rumah dinas RPH Cikalong Wetan pada Kamis (20/11/25).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Administratur KPH Bandung Utara, Diki Rizki Teruna; Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan dan Kemitraan, Deni Permana; Kepala Seksi Utama Pengembangan Bisnis Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Deni Rusyana; Asper Padalarang, Muhamad Redito Gea Anjana; Kepala Sub Seksi Tanaman, Suhando; serta masyarakat sekitar hutan.
Wakil Administratur KPH Bandung Utara, Diki Rizki Teruna, menjelaskan bahwa tabur benih merupakan tahap awal dalam proses persemaian yang bertujuan menghasilkan bibit berkualitas. Ia menegaskan bahwa sebelum benih disebar, diperlukan perlakuan sesuai standar operasional agar benih dapat tumbuh optimal.
“Dengan kegiatan tabur benih ini, kami berharap seluruh benih tumbuh subur dan menghasilkan bibit yang kuat serta siap tanam. Keberhasilan tanaman sangat bergantung pada proses persemaian,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penyediaan bibit berkualitas merupakan tahapan penting dalam pengelolaan hutan. “Semakin baik bibit yang disiapkan, semakin besar peluang pohon tumbuh optimal dan memberikan manfaat bagi ekosistem,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Bandung Utara menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan hutan serta mendukung keberlanjutan ekosistem di wilayah Bandung Utara.






