Pedagang Keluhkan Omzet Turun Usai Revitalisasi Pasar

Kamis, 9 Apr 2026
Ilustrasi pedagang. (Ist)
Dengarkan dgn suara Siap
20.6K pembaca

BOGOR (kabarpublik.id) – Sejumlah pedagang di Pasar Jambu Dua mengeluhkan penurunan omzet setelah pasar selesai direvitalisasi dan kembali beroperasi pada awal 2026.

Pasar yang kini dikelola Perumda Pasar Pakuan Jaya tersebut hadir dengan konsep lebih modern dan tertata. Namun, kondisi itu belum berdampak pada peningkatan jumlah pembeli.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Salah satu pedagang sayuran yang enggan disebutkan namanya mengaku pendapatan hariannya turun drastis, bahkan lebih dari 50 persen dibanding sebelum renovasi.

“Dulu sebelum direvitalisasi, sehari bisa dapat Rp600 ribu sampai Rp800 ribu. Sekarang Rp250 ribu juga susah. Pasar memang bagus dan bersih, tapi pembelinya sepi,” ujarnya, Kamis (8/4/26).

Para pedagang berharap pengelola segera mengambil langkah konkret, terutama melalui promosi dan sosialisasi, agar aktivitas jual beli kembali ramai.

“Kami berharap pasar ini bisa diramaikan lagi. Kalau terus sepi, kami pedagang kecil tidak sanggup membayar sewa dan retribusi tiap bulan,” keluhnya.

Revitalisasi pasar ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Bogor untuk meningkatkan kualitas pasar tradisional agar lebih modern, aman, dan nyaman.

Meski demikian, pedagang menilai faktor utama keberlangsungan usaha tetap bergantung pada jumlah pengunjung. Tanpa keramaian, fasilitas yang lebih baik belum mampu mendongkrak pendapatan mereka.

No More Posts Available.

No more pages to load.