Laporan: Ruslin Paputungan (Jarber SMSI)
Editor: Mahmud Marhaba
BOLMONG [KP] – Penyelenggaraan pilkades (pemilihan kepala desa) di Bolaangmongondow, Provinsi Sulawesi Utara, tinggal menghitung hari. Pasalnya tepat tanggal 4 November 2019 nanti, ada 105 desa yang secara serentak akan menyelenggarakan pesta rakyat memilih kepala desa atau sangadi di kabupaten ini.
Dalam penyelenggaraan demokrasi, biasanya warga masyarakat tak luput dari selisih pendapat, bahkan sangat disayangkan perbedaan pilihan bisa mengarah pada hal-hal yang merenggangkan persaudaraan dan persatuan. Maka untuk menciptakan berlangsungnya pemungutan suara dengan suasana aman, warga desa Mongkoinit, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaangmongondow, mengambil langkah yang patut dicontoh. Mereka secara bersama menggelar kampanye damai, menjelang hari H pelaksaan pelikades.
Terlihat, mulai dari kalangan pemuda hingga Panitia Pemilihan Sangadi di desa ini, memprakarsai kampanye damai yang dilangsunkan di Tribun Remaja Jaya Desa Mongkoinit, Jumat (8/11/2019), pagi.
Kegiatan tersebut nampak beroleh dukungan dari Pemerintah Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), termasuk keempat calon kepala desa.
Karenanya pada kesempatan itu para calon masih diberi kesempatan menyampaikan visi-mis sekaligus mengajak para pendukung agar dapat menyelenggarakan pilkades dengan aman dan damai.
Ketua Panitia Pilkades Mongkoinit, Teno, S.K. Pujo, menjelaskan, masyarakat sudah mendengar visi-misi yang disampaikan oleh ke 4 calon sangadi (candi). “Dan para candi ini semua pasti bertujuan untuk menjadikan Desa Mongkoinit lebih baik kedepanya”, ungkapnya.
Atas nama Panitia Pilkades, Teno menghimbau masyarakat dan para calon agar dapat menjadikan kampanye Damai itu sebagai komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pemilihan di desa Mongkoinit berjalan dengan damai penuh kekeluargaan.
“Harapan panitia, agar para Candi bisa mempertanggugjawabkan visi misi dan menghidari sikap yang menyebabkan timbulnya polemik ditengah-tengah masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, para Pemuda di desa ini telah mendeklarasikan bersama para Candi untuk sama-sama menolak Hoax, politik negatif dan politik uang. # [KP]





