Breaking News
Live Update Berita Terkini

Minimalisir Paham Radikalisme, Perempuan Diharapkan Mendidik Anak-Anak

Selasa, 13 Jun 2023
Editor:
Ketua FKPT Maluku Utara, Hasbi Pora (peci hitam) dan Dosen UI Mila Viendyasari (samping) serta pengurus FKPT lainnya swafoto bersama. [Istimewa].
Dengarkan dgn suara Siap
8K pembaca

Laporan : Yadi / Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Perempuan Teladan, Optimis dan Produktif atau TOP bertemakan Cerdas Digital Satukan Bangsa ini untuk meminimalisir paham-paham radikalisme dan terorisme agar generasi muda terhindar dari problem atau masalah tersebut.

Makannya Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme atau FKPT Maluku Utara melibatkan masyarakat terutama perempuan sebagai pendidik utama dalam keluarga diberikan pemahaman dan pembekalan terus menerus.

Demikian dikatakan Ketua FKPT Maluku Utara Hasbi Pora. Ia menyatakan, untuk tujuan jangka panjangnya adalah bagaimana Indonesia secara umum dan Maluku Utara khususnya bisa aman dari persoalan radikalisme dan terorisme.

“Selain itu, sesuai dari hasil penelitian FKPT bersama dengan unsur perguruan tinggi dan unsur terkait lainnya, dimana indeks radikalisme di Maluku Utara rendah, yaitu dari 34 provinsi di Indonesia. Dan ini akurat dan objektif,” ucapnya kepada awak media usai dari kegiatan tersebut di Jati Hotel Kota Ternate, Selasa (13/6/2023).

Radikalisme sejauh ini FKPT melihat di Maluku Utara ia menyebut, relatif aman, dan terkendali belum ada gejala-gejala yang menonjol. Meski begitu, bukan berarti berpuas diri tapi FKPT Maluku Utara terus melakukan pencerahan.

“Supaya masyarakat lebih tercerahkan karna kita berada pada unsur pencerahan. Harapan kami generasi-generasi kita terutama Ibu-Ibu sebagai pendidik utama dalam keluarga bisa mendidik anak-anaknya agar mereka terhindar dari virus – virus radikalisme, dan terorisme,” harap Hasbi.

Pasca dari Cerdas digital satukan bangsa ini langkah selanjutnya ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan kegiatan-kegiatan apabila ada instruksi dari BNPT Pusat sesuai dengan perkembangan situasi dan zaman.

Sementara itu, pengajar dan peniliti program vokasi Universitas Indonesia, Mila Viendyasari mengatakan, zaman sekarang dengan adanya digital, kriminalitas semakin meningkat, maka sangat perlu sekali kaum perempuan untuk lebih berliterasi lagi kaitan dengn masalah digital

“Tadi kita menyampaikan tentang bagaimana menjaga data pribadi, apalagi sekarang ini lagi viral kejahatan digital love scam targetnya kepada perempuan. Maka kita perlu beritahukan karena korbannya banyak dari kalangan muda dan tua, yang tidak memandang usia,” kata Mila.

Dosen Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan, mudah – mudahan perempuan – perempuan di Ternate dn umumnya Maluku Utara lebih cerdas dan lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial, baik itu Facebook, maupun yang lainnya.

“Saya mengimbau kepada Ibu-Ibu/perempuan- perempuan Ternate dan umumnya Maluku Utara sudah lebih melek lagi bermedia sosial. Tidak boleh gampang percaya apa yang disampaikan lewat media sosial,” pintanya mengakhiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.