Dalam pesan singkat yang disampaikan kepada wartawan di Purwokerto, Minggu petang, dia mengatakan seluruh korban luka berat maupun ringan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, antara lain RST Wijayakusuma, RS Elisabeth, RS Orthopaedi, RSUD Prof Margono Soekarjo, dan RS Ananda.
“Saya sedang keliling ke semua RS mengajak tim penyelenggara untuk menyambangi dan cek kondisi korban,” katanya melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.
Sebelumnya, Bupati mengatakan prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis.
Insiden ambruknya tribun VIP terjadi saat panitia membagikan merchandise kepada penonton beberapa menit setelah ajang Drift Speed Fest dibuka oleh Bupati Banyumas pada Minggu (26/7) siang.
Akibat kejadian tersebut puluhan penonton yang berada di tribun VIP berjatuhan dan sebagian di antaranya mengalami luka-luka, sehingga harus dievakuasi ke sejumlah rumah sakit dengan menggunakan puluhan ambulans.

Sementara itu, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas masih melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab ambruknya tribun.
“Proses investigasi saat ini dilakukan oleh kepolisian dengan memeriksa berbagai pihak, mulai dari event organizer (EO/penyelenggara acara), vendor, panitia pelaksana, hingga Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya tribun VIP,” kata Bupati. (ant)







