Laporan : Yadi / Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan atau BPMP Provinsi Maluku Utara menggelar workshop verifikasi dan validasi data tentang kesiapan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2023, Jumat (25/8/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan di Muara Mal Ternate itu melibatkan Koordinator Asesmen Nasional (AN) dari 10 kabupaten kota, yaitu Departemen Agama atau Depag, dan Dinas Pendidikan.
Koordinator Teknis ANBK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, La Iro mengemukakan, workshop hari ini verifikasi dan validasi data tentang kesiapan pelaksanaan ANBK, mulai dari jenjang SD, SMP, SLB, kesetaraan paket A, B, Mi, MTs, dan Ponpes.
Ia menjelaskan, tujuan dari workshop ini adalah untuk melengkapi data-data identitas sekolah, pada web ANBK, diantaranya, data identitas sekolah, data tim teknis, data infrastruktur, pengaturan sesi, pemilihan moda pelaksanaan, status pelaksanaan, dan lain – lain. Dimana nantinya yang melengkapi adalah Protor, dan teknisi sekolah.
“Kegiatan kita hari ini dihadiri oleh koordinator AN setiap kabupaten kota, yakni Depag, dan Dinas Pendidikan untuk kita mengkroscek setiap kabupaten kota mana yang sudah melengkapi data dan yang belum,” ucapnya.
Lebih lanjut La Iro, karena nanti minggu depan sudah dilaksanakan gladi bersih untuk jenjang SD, SMP, SLB, kesetaraan paket, A, B, MI, MTs, dan Ponpes. Makanya hari ini sampai besok dilaksanakan kegiatannya untuk verifikasi data dan validasi data persiapan pelaksanaan ANBK.
“Selain itu, dari 10 kabupaten kota yang sudah melengkapi data dan yang belum, tadi kami kroscek kalau di Kemendikbud sudah diatas rata-rata 80 persen. Mungkin sebentar kita kroscek lagi setelah kegiatan pertema ini untuk mengetahui progresnya sampai dimana,” ujarnya.
Ia menyatakan, kemungkinan satu dua hari ke depan setelah verifikasi dan validasi data ini diharapakan bisa mencapai 100 persen.
“Harapan kami untuk Maluku utara tahun ini 100 persen mengikuti ANBK, sehingga partisipasi dalam ANBK di Maluku Utara bisa 100 persen tidak sama dengan tahun kemarin, dimana sekitar 98 persen,” sebutnya.





