JAKARTA (kabarpublik.id) – Komisi X DPR RI mengapresiasi langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, baik dari Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun kalangan profesional non-ASN.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Ia menilai kebijakan ini sebagai terobosan penting dalam mendorong transformasi Kemenpora sekaligus memperkuat pengembangan industri olahraga nasional agar mampu bersaing di tingkat global.
“Langkah ini menunjukkan komitmen Kemenpora dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kepemimpinan eselon I. Dengan membuka ruang bagi profesional non-ASN, peluang lahirnya inovasi dan kebijakan strategis di sektor industri olahraga semakin besar,” ujar Hetifah.
Menurutnya, keterlibatan kalangan profesional di luar ASN diharapkan dapat menghadirkan figur pemimpin yang berpengalaman, kompeten, dan memiliki perspektif luas dalam mengembangkan industri olahraga nasional, termasuk meningkatkan daya saing produk olahraga Indonesia di pasar internasional.
Hetifah juga menekankan pentingnya proses seleksi yang dijalankan secara objektif, transparan, dan bebas dari intervensi. Ia mengingatkan agar seleksi benar-benar menghasilkan sosok yang berintegritas dan terpercaya.
“Bukan hanya soal membuka kesempatan seluas-luasnya, tetapi yang paling penting seleksi harus dilakukan secara terbuka, objektif, transparan, dan tanpa campur tangan pihak mana pun,” tegasnya.
Seleksi terbuka ini akan dilaksanakan melalui delapan tahapan. Tahap awal berupa pengumuman resmi seleksi dijadwalkan mulai 2 Februari 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan ketentuan seleksi dapat diakses melalui laman resmi Kemenpora di kemenpora.go.id/pengumuman serta situs Badan Kepegawaian Negara (BKN) di asnkarier.bkn.go.id.





