Laporan : Hidayat Mokambu (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
Kabupaten Gorontalo [KP] – Jelang Hari raya Iduladha, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan, Kabupaten Gorontalo, Femy Waty Umar pastikan seluruh hewan kurban bebas dari oenyakiy antraks.
Hal ini dikatakannya saat di temui dalam ruang kerjanya, Senin (13/07/2020).
Dirinya mengatakan bahwa beberapa langkah telah dilakukannya untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak akan pernah terjadi lagi di Kabupaten Gorontalo.
- Dinkes Kota Tangerang Bentuk Inspektur Cilik Pengawas Makanan di Sekolah
- LBH Payu Limo Totalu Kritik Penanganan Hukum Terhadap Kliennya : Ada Kejanggalan
- Ramai Isu Tanah Kosong Selama 2 Tahun Diambil Negara, Dirjen PPTR Sebut Kriteria Penetapan Objek Penertiban Tanah Telantar SHM Berbeda dengan SHGU dan SHGB
“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan hewan. Khususnya di 12 kecamatan endemis antraks di Kabupaten Gorontalo,” ucapnya.
Tak hanya itu saja, Femy juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya vaksinasi hewan ternak dengan mendatangi masing-masing kecamatan. Walaupun saat ini vaksinasi telah dihentikan, pemeriksaan hewan ternak tetap berlanjut.
“Kita menyelenggarakan vaksinasi sampai tanggal 10 Juli 2020, sengaja kita hentikan karena dikhawatirkan akan berefek pada manusia,” tambahnya lagi.
Selin itu juga, lanjut Femy, hal itupun merupakan bagian dari prosedur tetapnya.
Olehnya, Femy mengimbau kepada peternak agar bisa lebih peka terhadap perkembangan kesehatan hewan peliharaan. #[KP].







