LBH Payu Limo Totalu Kritik Penanganan Hukum Terhadap Kliennya : Ada Kejanggalan

BERITA, DAERAH, GORONTALO58 Dilihat

GORONTALO [kabarpublik.id] – Dewan Pembina Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Payu Limo Totalu, Muh. Syarif Lamanasa, S.H, M.H, menyampaikan kritik terhadap proses penanganan kasus hukum yang dinilai tidak adil dan terlalu tergesa-gesa.

Syarif menilai ada ketidakadilan dalam penanganan kasus sengketa tanah yang dilaporkan lembaganya di Polresta Gorontalo Kota, dibandingkan dengan penanganan kasus kliennya yang begitu cepat hingga penetapan tersangka dalam waktu singkat.

“Penanganan laporan kami berjalan sangat lambat. Sampai sekarang, kasus kami masih dalam proses litigasi dan klarifikasi. Namun, kasus klien saya diproses dengan sangat cepat dan sudah ditetapkan sebagai tersangka hanya dalam waktu satu bulan lebih. Bahkan, penetapan tersangka dilakukan dalam lima hingga enam hari,” ungkap Syarif.

Menurut Syarif, proses hukum yang dijalani kliennya terkesan dipaksakan dan mencurigai adanya rekayasa di balik penetapan tersangka tersebut.

“Dari semua poin yang ada, kami dari pihak hukum merasa sangat tidak puas. Terlihat bahwa kasus ini dipaksakan untuk segera berkara. Kami curigai adanya pihak yang sengaja mempercepat proses ini,,,”

“Selain itu, kami juga mempertanyakan koordinasi antara penyidik dan beberapa pihak yang terkait, sebab sampai penetapan tersangka, kami belum melihat adanya koordinasi yang jelas,” tambahnya.

Syarif juga menyoroti ketidakhadiran ahli pertanahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang seharusnya dihadirkan sebagai saksi dalam kasus ini.

“Seharusnya ada ahli pertanahan dari BPN yang dihadirkan sebagai saksi, namun sampai saat ini belum ada. Kami tidak tahu sudah sejauh mana bukti-bukti dan saksi-saksi dihadirkan dalam kasus ini,” kata Syarif.

Untuk merespons ketidakpuasan tersebut, Syarif menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan praperadilan terhadap status penetapan tersangka kliennya.

“In shaa Allah, kami akan mengajukan praperadilan terhadap status penetapan tersangka ini,” tandasnya.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar