Kadis Ketahanan Pangan Ternate Resmi Buka Sosialisasi B2SA

Rabu, 16 Agu 2023
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate, Muhamad Hartono, S.Pd, M.Eng. [Istimewa].
Dengarkan dgn suara Siap
12.6K pembaca

Laporan : Yadi / Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketpang) menggelar sosialisasi Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman atau B2SA, Rabu (16/08/2023).

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Kegiatan dengan bertemakan Dapur Sehat Dapur B2SA untuk Cegah Stunting, ini dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate, Muhamad Hartono, S.Pd, M.Eng.

Peserta sosialisasi, yakni TP PKK Kota Ternate, Kader Posyandu, Ibu-ibu dan anak balita, dengan narasumber dari berbagai kalangan di bidang Gizi dari Dinas Kesehatan. Serta turut hadir juga dari jajaran pengurus TP KK Kota Ternate, para narasumber dari Dinas Kesehatan, dan juru masak dari Red Corner Restoran Ternate.

“Kegiatan dapur B2SA adalah upaya nyata Wali Kota Ternate untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya pola makan yang sehat dan aman. Kesehatan dn gizi yang baik adalah kunci untuk menjaga kebugaran fisik dan kualitas hidup yang optimal,” ucapnya dihadapan para peserta saat membuka sosialisasi di kantor.

Ia berujar, dengan mengonsumsi makanan sehari-hari yang beraneka ragam, diharapkan dapat memenuhi kekurangan zat gizi yang tidak dapat dipenuhi oleh satu jenis makanan saja.

“Salah satu masalah kekurangan gizi yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Ternate di bawah kepemimpinan Bapak Tauhid Soleman saat ini adalah stunting,” ungkapnya.

Mantan Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Halmahera Selatan itu mengatakan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga pertumbuhan anak terlambat dari seharusnya.

“Saya mengajak kepada seluruh peserta sosialisasi B2SA untuk mengambil manfaat maksimal dari kegiatan ini, gunakan kesempatan ini untuk bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman. Jadikanlah kesempatan ini sebagai ajang untuk memperluas pengetahuan kita tentang pola makan sehat dan aman,” ujarnya.

“Mari kita terus berlatih, belajar, dan mengimplementasikan pengetahuan yang telah kita dapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan makanan sehat beragam dan aman sebagai gaya hidup kita yang penuh kesadaran,” pintanya.

Mantan Kepala Bidang Penataan Kawasan dan Permukiman Disperkin Provinsi Maluku Utara ini menjelaskan, tujuan sosialisasi tersebut diantaranya adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA melalui promosi, sosialisasi atau edukasi.

Selanjutnya, serta mendorong dn meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnya dan ibu rumah tangga pada khususnya untuk memilih, menentukan serta menyusun menu B2SA berbasis sumber daya lokal.

“Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi dan diakhiri dengan sesi tanya jawab dari para peserta sosialisasi kepada narasumber,” tambahnya mengakhiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.