Laporan : Yadi / Editor : YR
MALUKU UTARA [Kabarpublik.id] – Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil tahun pelajaran 2021-2022 di SMA Negeri 10 Kota Ternate, ini sudah sesuai kalender pendidikan. Ini disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 10 Kota Ternate, Taher Hayat. Kamis (9/12/2021).
“Pelaksanaan semester ini selama satu Minggu, yaitu dimulai 6 – 11 Desember. Saat ini sudah memasuki hari keempat,” ucap ucap Taher di ruang kerjanya.
Siswa yang mengikuti UAS ini sebanyak 620 orang, terdiri dari kelas X 200 orang, kelas XI 221 siswa, dan kelas XII 199 orang. Semester ini dibagi dua sesi dimana sesi pertama masuk itu mulai pukul 7:30 WIT, sesi kedua mulai pukul 13:00 WIT.
Selanjutnya Taher, semoga semester ini selesai sampai pada pelaksanaan nanti. Ia mengungkapkan, dalam pelaksanaan UAS pihaknya sudah menggunakan website portal sekolah sebab sebagian siswa belum memiliki Handphone.
“kita manfaatkan ini untuk menyiapkan akses poin sehingga kita berharap dengan adanya akses poin ini para siswa bisa mendapatkn jaringan internet di seluruh dilingkungan sekolah,” jelas Taher.
Ia menjelaskan pihaknya menggunakan website portal sekolah karena teknologi ini tidak bisa dipisahkan lagi dengan kondisi sekarang sehingga sekolah perlu ada penyesuaian. Apalagi tes apa saja sudah menggunakan sistem online.
“Nah, untuk itu kita arahkan anak-anak kesana. Olehnya itu kita berharap selain siswa, orang tua juga dapat memberikan support yang semaksimal mungkin, agar para siswa bisa mengikuti semester ini sampai selesai,” harap Taher.
Dan diharapkan juga seluruh siswa dapat mengikuti ujian ini dengan baik. Serta diimbau kepada siswa kelas XII sudah saatnya mempersiapkan diri secara baik supaya di semester genap yang akan datang dapat mengikuti ujian sekolah sebagaimana yang sudah ditetapkan sesuai kalender pendidikan.
Begitu juga kelas X dan kelas XI dapat mempersiapkan diri dengan baik mulai dari sekarang, sehingga pada saat kenaikan kelas yang akan datang tidak lagi mmperhambat proses pelaksanaan tersebut.
Selain itu, Kepsek juga mengungkapkan bahwa kelas XII yang jumlahnya 199 orang itu siswa yng siap mengikuti ujian yang akan datang. “Dan ini kita sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi sebagai langkah antisipasi permintaan blangko Ijazah. Dan ini dilakukan sesuai data riil sekolah. #[KP]





