Pihaknya mengatakan wabah siklosporiasis terparah terjadi di Negara Bagian Michigan, Indiana, Ohio, dan Carolina Utara.
Pada 4 Agustus, The Washington Post melaporkan bahwa kasus siklosporiasis yang terkait dengan selada iceberg yang dikirim dari Meksiko telah tercatat di 15 negara bagian AS, menjadikan wabah 2026 sebagai yang terbesar sejauh ini.
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan pada Senin mengatakan dua orang meninggal akibat infeksi siklosporiasis di negara bagian tersebut. Siklosporiasis umumnya tidak mengancam jiwa dan dapat diobati dengan antibiotik.
Wabah siklosporiasis lebih sering terjadi pada musim semi dan musim panas. Patogen penyebab siklosporiasis menyebar melalui buah-buahan segar, sayuran, atau air yang terkontaminasi. (ant)
- IDI Gorontalo Gelar Bakti Sosial dan Vaksinasi Masal, Wabup Hendra Sampaikan Apresiasi
- Mantap, Selain SD & SMP Di Payakumbuh Sudah Punya Guru Tahfiz Reguler, Juga Bakal Ada Guru Tahfiz Percontohan, Mereka Dapat Insentif Lho!
- EMPAT BAPASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI TOUNA, AKHIRI TES KESEHATAN DI RSUD BANGGAI







