News Update
Live Update Berita Terkini

Indra Sjafri Sebut Garuda International Cup 2026 Penting untuk Pembinaan Pemain Muda

Kamis, 20 Agu 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Pembukaan turnamen sepak bola usia muda Garuda International Cup 2026 di ASIOP Training Ground, Sentul, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026). Garuda International Cup 2026
Dengarkan dgn suara Siap
3.2K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Eks pelatih Timnas U-20 Indonesia, Indra Sjafri, menilai Garuda International Cup (GIC) 2026 menjadi ajang penting untuk mengasah kemampuan pesepak bola muda Indonesia. Turnamen tersebut mempertemukan 72 tim dari 13 negara.

Indra yang bertindak sebagai Technical Advisor GIC 2026 mengatakan, kehadiran tim-tim dari berbagai negara memberikan kesempatan kepada pemain Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional tanpa harus pergi ke luar negeri.

“Total 72 tim dari 13 negara berkumpul di sini. Pemain-pemain Indonesia mendapat kesempatan berharga menghadapi negara lain tanpa harus bepergian ke luar negeri,” ujar Indra saat menghadiri pembukaan GIC 2026 di ASIOP Training Ground, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026).

Menurut Indra, pembinaan pemain muda membutuhkan proses panjang dan tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, kompetisi internasional seperti GIC menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

“Sejatinya sepak bola itu butuh proses. Tidak bisa instan. GIC menjadi salah satu rangkaian dalam proses tersebut, menempa pemain muda Indonesia melalui kompetisi bertaraf internasional,” katanya.

Pembukaan Dikemas ala Piala Dunia

Pembukaan GIC 2026 dikemas dengan suasana seperti Piala Dunia 2026. Konsep tersebut diterapkan saat laga kategori U-15 antara ASIOP dan Zhejiang.

Seluruh pemain yang masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) memasuki lapangan dan menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing negara. Para pemain kemudian melakukan sesi foto bersama sebelum pertandingan dimulai.

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia pada era Luis Milla, Eduardo Perez Moran, yang turut hadir dalam pembukaan, menyebut GIC sebagai pesta sepak bola bagi pemain usia muda.

“GIC adalah pesta sepak bola usia muda. Ada 13 negara yang berkompetisi di sini. Event internasional seperti ini harus diperbanyak,” kata Eduardo.

Ia menilai kompetisi usia muda merupakan fondasi penting bagi masa depan tim nasional. Penambahan kategori U-15 putri pada GIC 2026 juga dinilai sebagai langkah positif bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.

“Kompetisi usia muda itu adalah fondasi masa depan tim nasional, sehingga penting untuk terus dilaksanakan. Terlebih sekarang GIC juga menambah kategori putri. Sebuah gebrakan yang bagus untuk perkembangan sepak bola di Indonesia,” ujarnya.

Peserta GIC Terus Bertambah

GIC pertama kali digelar pada 2015 dan sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Turnamen kemudian kembali berlangsung secara rutin sejak 2022 hingga 2026.

Jumlah negara peserta juga terus meningkat. Pada 2015, GIC diikuti tiga negara, kemudian lima negara pada 2022, tujuh negara pada 2023, delapan negara pada 2024, dan 12 negara pada 2025. Tahun ini jumlah peserta meningkat menjadi 13 negara.

GIC 2026 digelar di dua lokasi di Sentul, Kabupaten Bogor, yakni ASIOP Training Ground dan AYO Arena.

Ke-13 negara peserta tersebut adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Pakistan, Jepang, dan China.

Sejumlah tim dan akademi yang memiliki reputasi kuat di sepak bola usia muda juga ambil bagian. Di antaranya Shonan Bellmare dari Jepang, Zhejiang dari China, PT Prachuap dari Thailand, serta PVF dari Vietnam yang dikenal sebagai salah satu akademi penghasil pemain untuk tim nasional Vietnam.

PVF tampil pada kategori U-12 Boys.

GIC 2026 turut mendapat dukungan dari SriLankan Airlines dan Ethiopian Airlines sebagai sponsor. Kedua maskapai tersebut berharap turnamen sepak bola usia muda itu terus berkembang dan mampu memperluas jejaring internasional.

Country Manager SriLankan Airlines Indonesia Balakrishnan Pirathapan mengatakan pihaknya bangga dapat mendukung GIC 2026, terlebih tahun ini terdapat tim asal Sri Lanka yang ikut berkompetisi.

Sementara itu, Area Manager Ethiopian Airlines Indonesia Selamawit Walelegn menilai sepak bola dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarmanusia dan antarnegara.

Daftar Peserta GIC 2026

U-10 Boys

  • Grup A: Cascara Junior FC (Malaysia), Shin Tae Yong Academy, Shonan Bellmare (Jepang), D’Class Pride
  • Grup B: PC Kajang Socca (Malaysia), SSB Pondok Bambu, Kuantan Elite (Malaysia), ASIOP Kuning
  • Grup C: Permata Selangor Falcon (Malaysia), Assa Pro Soccer School, Tuah City FC (Malaysia), ASIOP Biru
  • Grup D: Colombo Kickerz FA (Sri Lanka), Tajimalela FA, Permata Selangor Eagle (Malaysia), ASIOP Merah

U-12 Boys

  • Grup A: Socca Kajang (Malaysia), Garuda Muda, RNS Football Club (Laos), ASIOP Putih
  • Grup B: Boeung Ket Soccer School (Kamboja), FFF Academy, Fireball FA (Malaysia), ASIOP Biru
  • Grup C: PVF (Vietnam), Nahusam FA, Infinity FC (Malaysia), ASIOP Merah
  • Grup D: Hangzhoujin Hang FC (China), Akademi Persib Bogor, TBBKK (Malaysia), ASIOP Kuning

U-15 Boys

  • Grup A: Zhejiang (China), Bogor United, Karachi City FC (Pakistan), ASIOP Merah
  • Grup B: Fajar Selatan (Malaysia), Garuda Muda, Al Mujaahidun FA (Brunei Darussalam), Bali United
  • Grup C: Singapore Sports School (Singapura), ASIFA FC Royal Mix Soccer Kids (Malaysia), ASIOP Kuning
  • Grup D: TBBKK (Malaysia), Top Skor Indonesia, Woodlands Warriors (Singapura), ASIOP Biru

U-15 Girls

  • Grup A: SSS Leopard FC (Malaysia), Putri Tangsel City, Akademi Persib Bandung, ASIOP Merah
  • Grup B: ASIOP Biru, Cipta Cendikia FA, Tajimalela FA, Bali United

U-17 Boys

  • Grup A: Chiangmai United (Thailand), Bontang FC Junior, Xavier School (Filipina), ASIOP Merah
  • Grup B: PT Prachuap FC Academy (Thailand), Nawasena FC, Southridge Admirals (Filipina), ASIOP Putih
  • Grup C: Destiny Football Development Centre (Malaysia), Farmel FC, Woodlands Warriors (Singapura), ASIOP Kuning
  • Grup D: Karachi City FC (Pakistan), Diklat Merden, Batalyon FA, ASIOP Biru

No More Posts Available.

No more pages to load.