Laporan : Yadi / Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Sebanyak 50 peserta guru dan siswa mengikuti sosialisasi keamanan pangan Program Jajanan Anak Sekolah Tahun 2023 di Aula kantor Dinas Pendidikan Kota Ternate, Selasa (16/5/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM Maluku Utara ini diharapkan guru, siswa, dn orang tua memahami terkait pangan jajanan anak yang aman di sekolah
Ketua tim koordinator KIE BPOM Maluku Utara, Safrin Ahmad mengatakan, tujuan dari kegiatan ini pihaknya mengharapkan guru, siswa, dan orang tua paham menyangkut pangan jajanan anak yang aman di kantin – kantin sekolah.
- Telepon Polisi Bikin Harga Ayam Turun Rp15 Ribu, Mentan Amran Segel MinyaKita Rp19 Ribu
- Tindaklanjuti Program Pengalihan Subsidi BBM, Kapolres Tanah Datar Lakukan Sosialisasi
- Sekprov Buka Kegiatan Penilaian Kinerja dan Pelatihan Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Maluku Utara
“Itu harapan kami supaya siswa terutama guru- guru bisa memahami dan mengerti terkait jajanan yang dijual di sekolah itu terbebas dari pangan yang mengandung mikrobiologi atau mengandung kimia,” ucapnya kepada media ini.
Selain itu, untuk hasil pengamatan sejauh ini ia mengungkapkan, dari pengamatan BPOM dari pemeriksaan yang sudah dilakukan sebelumnya pangan jajanan yang dijual kepada siswa dari sisi kimianya oke sudah tidak mengandung.
Tapi dari sisi higienis dn sanitasinya menurutnya perlu ditingkatkan kebersihannya terutama bahan-bahan dan peralatan yang digunakan oleh penjual supaya pangan jajanan yang dijual betul- betul aman pada saat di konsumsi oleh siswa.
Safrin juga menambahkan, pasca dari sosialisasi keamanan pangan ini selanjutnya akan dilakukan bimbingan teknis (Bimtek) kepada komunitas guru dan siswa, setelah itu BPOM melakukan pemantauan di kantin-kantin sekolah tersebut.
“Yaitu menyangkut dengan jajanan yang nanti dijual di sekolah itu seperti apa. Nah, itu kita sampling dan melakukan pengujian. Jadi kalau misalkan dalam pemantauan dijual jajanan tidak sesuai syarat keamanan pangan kita sita dan musnahkan serta buat pembinaan,” pungkasnya. #[KP]







