Film Keluarga “Pelangi di Mars” Siap Ramaikan Bioskop Jelang Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026
Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Agustini Rahayu, menonton film Pelangi di Mars bersama insan perfilman dalam kegiatan pemutaran terbatas di Plaza Senayan XXI, Jakarta. Jumat, 13 Maret 2026. (Sumber: ekraf.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
37.4K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia memberikan apresiasi terhadap rencana penayangan film fiksi ilmiah keluarga Pelangi di Mars karya sineas Indonesia yang dijadwalkan tayang pada momentum Lebaran 2026.

Film tersebut dinilai mampu memperkaya industri ekonomi kreatif nasional, khususnya pada subsektor perfilman, karena menghadirkan eksplorasi cerita sains dan teknologi yang masih jarang diangkat dalam film Indonesia.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu, menyatakan bahwa keberanian sineas Indonesia menggarap genre fiksi ilmiah menjadi langkah positif bagi perkembangan industri film nasional.

Ia menambahkan, proses produksi film ini juga memanfaatkan teknologi Unreal Engine berbasis Extended Reality yang menunjukkan kemampuan industri film Indonesia dalam mengadopsi inovasi teknologi kelas dunia.

Menurut Agustini, perkembangan teknologi produksi film akan membuka peluang lebih besar bagi pelaku industri kreatif untuk menghasilkan karya yang kompetitif di tingkat global.

Kementerian Ekonomi Kreatif juga terus mendorong penguatan ekosistem industri film nasional melalui berbagai langkah strategis, termasuk membuka ruang kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif.

Sutradara film Pelangi di Mars, Upie Guava, menjelaskan bahwa ide cerita film tersebut lahir dari keinginan menghadirkan kisah inspiratif bagi anak-anak Indonesia yang dekat dengan dunia sains dan eksplorasi ruang angkasa.

Sementara itu, produser film Dendy Reynando mengatakan bahwa film ini dirancang sebagai tontonan keluarga yang dapat dinikmati bersama oleh orang tua dan anak.

Dukungan terhadap film ini juga datang dari Direktur Utama Produksi Film Negara (PFN), Riefian Fajarsyah, yang menilai film tersebut menghadirkan pesan moral sekaligus inovasi teknologi dalam produksi film Indonesia.

Film Pelangi di Mars menceritakan petualangan seorang gadis berusia 12 tahun bernama Pelangi yang hidup di planet Mars setelah Bumi mengalami krisis air. Bersama robot peninggalan ibunya, ia menjalankan misi mencari mineral langka yang diyakini dapat menyelamatkan masa depan umat manusia.

Film ini dijadwalkan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Maret 2026 dan menjadi salah satu pilihan film keluarga pada momentum Ramadan menjelang Lebaran.

No More Posts Available.

No more pages to load.