Laporan : Ganjar Gandapraja (JMSI), Editor : Jumadi / Mahmud
BANDUNG [KP] – Program Citarum Harum sudah berjalan dua tahun lebih tepatnya dimulai dari tahun 2018 dan sampah masih menjadi masalah utama, demikian dikemukakan Dansektor 21 Satgas Citarum Harum, Kol Inf Yusep Sudrajat selaku narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) yang bertema ‘Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat’, bertempat di Kantor Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), Senin (22/06/2020).
Menurutnya kegiatan FGD sangat penting dan harus tetap dilaksanakan karana memang terutama program Citarum ini gemanya harus tetap ada.
“Kita sudah bekerja mulai tahun 2018 bulan Maret sekarang 2020 bulan Juni kurang lebih sudah dua tahun tiga bulan. Tapi memang sosialisasi terhadap masyarakat belum mencapai seluruhnya sehingga masih ada lubang-lubang yang harus kita tutupi terutama masalah sampah dan sebagainya,” tutur Yusep.
Karenanya dengan adanya FGD, Yusep berharap masyarakat semakin menyadari prilaku hidup bersih dan sehat.
“Dengan adanya kegiatan ini, kita berharap masyarakat semakin paham, masyarakat semakin mengerti dan bisa melaksanakan prilaku hidup bersih dan sehat terutama dalam menghadapi Covid-19 ini, ini sangat penting,” ujarnya.
Lebih lanjut Yusep mendorong prilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai dari rumah tangga hingga tingkat nasional.
“Sekarang tinggal kita dorong terus, tambah lagi masyarakat semua membuat dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehatnya semakin massif, mulai dari rumah tangga, RT, RW, desa, kecamatan dan terus sampai tingkat kabupaten atau kota hingga provinsi juga nasional,” ucapnya.
FGD dihadiri oleh Kasi Komunikasi Publik Diskominfo, Camat Cicalengka, Danramil dan Kapolsek Cicalengka, perangkat desa, kepala desa dan juga ibu-ibu penggerak PKK. #*[KPJabar – Pendam Siliwangi].





