JAKARTA (Kabarpublik.id) – Pelatih Curacao Dick Advocaat tetap melihat sisi positif meski timnya dibantai Jerman 1-7 dalam laga perdana Grup E Piala Dunia 2026, dengan menegaskan tetap bangga dan senang.
“Pada akhirnya kami senang karena menjadi bagian dari turnamen sepak bola terbesar di dunia. Kami harus mengubah ini menjadi Piala Dunia yang indah. Kami masih bisa membuat kejutan pada pertandingan kedua dan ketiga,” kata Advocaat setelah pertandingan seperti dikutio Reuters pada Senin.
Curacao yang menjalani debut putaran final Piala Dunia memberikan perlawanan saat Livano Comenencia mencetak gol penyama kedudukan setelah Felix Nmecha lebih dulu membawa Jerman unggul.
Namun, kualitas empat kali juara dunia itu terlalu sulit dibendung. Jerman kemudian mencetak enam gol tambahan untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 7-1 di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat, Minggu (14/6).
Advocaat mengakui timnya tidak memperkirakan akan kalah dengan skor sebesar itu. Meski demikian, pelatih berusia 78 tahun tersebut menilai para pemain tidak perlu merasa malu karena mereka menghadapi salah satu tim terbaik di dunia.
“Mereka sangat, sangat kuat dan kami kebobolan beberapa gol yang mudah. Para pemain tahu bahwa ketika kalah mereka tidak boleh patah semangat. Ini bukan sebuah aib,” ujarnya.
Mantan pelatih timnas Belanda itu juga memuji suporter Curacao yang terus bernyanyi dan menyemangatiu timnya meski tertinggal jauh.
Dia sempat menahan emosi saat lagu kebangsaan Curacao dikumandangkan sebelum pertandingan.
“Ini berkaitan dengan kebahagiaan masyarakat Curacao. Saat itulah emosi muncul. Kebahagiaan mereka sungguh luar biasa,” kata Advocaat.
Julian Nagelsmann puji Curacao
Sementara itu, pelatih timnas Jerman Julian Nagelsmann mengapresiasi Curacao yang dinilainya telah menunjukkan permainan berkualitas meski kalah 1-7 dalam laga perdana Grup E.

“Setelah mereka menyamakan kedudukan, kami membutuhkan beberapa menit untuk kembali mengendalikan permainan. Curacao juga bisa bermain sepak bola, seperti yang sudah kita lihat, dan saya penasaran melihat bagaimana mereka akan melanjutkan perjalanan di grup ini,” ujar Nagelsmann dalam laman FIFA pada Senin.
Dalam pertandingan di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat, Minggu (14/6), Jerman mendapat perlawanan ketika Livano Comenencia mencetak gol yang membuat skor menjadi 1-1 setelah Felix Nmecha lebih dulu membuka keunggulan Der Panzer.
Namun, tim empat kali juara dunia tersebut mampu merespons dengan mencetak enam gol tambahan melalui Nico Schlotterbeck, Kai Havertz (dua gol), Joshua Kimmich, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav untuk memastikan kemenangan meyakinkan.
Nagelsmann menilai anak asuhnya tampil sesuai harapan pada sebagian besar pertandingan dan senang karena Jerman membuka turnamen dengan hasil positif.
“Saya sangat puas karena kami bisa mencetak tujuh gol dan dengan penampilan tim secara keseluruhan. Mengawali turnamen dengan kemenangan selalu penting dan kami senang berhasil melakukannya,” kata pelatih berusia 38 tahun tersebut.
Kemenangan atas Curaçao membuat Jerman memuncaki klasemen Grup E Piala Dunia 2026 dengan tiga poin dan meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk menghadapi pertandingan berikutnya.(ant)







