Alumni SMAN IX Bulungan Angkatan 1978 Jadi Model Dadakan di Studio Fotografi

Sabtu, 18 Apr 2026
Sebanyak 11 alumni SMAN IX Bulungan angkatan 1978 mengikuti sesi foto seru di Genggam Studio, Tangerang Selatan, dalam momen reuni penuh kehangatan dan nostalgia. (Ist)
Dengarkan dgn suara Siap
3.1K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Sebanyak 11 alumni kelas 2 IPA 3 SMAN IX Bulungan, Jakarta Selatan angkatan 1978 menggelar kegiatan unik dengan menjadi model dadakan dalam sesi pemotretan di Genggam Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabtu (18/4/26).

Kegiatan ini digagas oleh fotografer profesional Roy Genggam Nusantoro, yang juga merupakan alumni sekolah yang sama. Melalui sesi foto tersebut, Roy ingin menghadirkan pengalaman berbeda sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para sahabat lamanya yang kini telah memasuki usia 60-an.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Dalam sesi yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu, para alumni yang menyebut diri mereka “Dupaties” tampil percaya diri setelah mendapatkan sentuhan riasan dari make-up artist Jimmy Martha. Beberapa peserta yang ikut serta di antaranya Saraswati, Nina Bancroft, Aisyiatul Islamiyah, Linda Silitonga, dan Dewi Rosanti.

Tak hanya pemotretan, Roy juga menyiapkan jamuan makanan untuk para tamunya. Suasana hangat dan penuh keakraban pun terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Lajuanda, yang pernah menjabat sebagai ketua kelas, mengaku terkesan dengan konsep acara tersebut.

“Istimewa pokoknya,” ujarnya singkat.

Saraswati juga menyampaikan kekagumannya terhadap profesionalisme Roy. Menurutnya, setiap detail dipersiapkan dengan matang, mulai dari make-up, pelayanan, hingga konsumsi.

“Saya selalu senang setiap diundang ke sini. Roy bekerja dengan fokus dan sangat profesional,” katanya.

Ia juga mengaku terharu melihat dedikasi Roy dalam dunia fotografi, meski sesi tersebut dilakukan secara santai dan tidak bersifat komersial.

“Semua dilayani dengan baik, bahkan hal kecil seperti sarapan pun diperhatikan,” tambahnya.

Roy mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja diadakan untuk mempererat silaturahmi, sekaligus memberikan pengalaman berkesan bagi para sahabatnya. Momen ini juga terasa istimewa karena salah satu alumni, Nina Bancroft, tengah pulang ke Indonesia setelah lama menetap di Kanada.

Nina, yang memiliki nama lahir Ati Winasti, telah tinggal di Cornwall, Ontario, sejak 2003. Ia sempat bekerja sebagai pengemudi bus sekolah dengan berbagai tantangan, termasuk cuaca ekstrem hingga minus 25 derajat Celsius dan badai salju.

Kini, Nina tidak lagi bekerja dan memperoleh penghasilan dari penyewaan properti. Dalam kunjungannya kali ini, ia juga menyempatkan diri berwisata ke Yogyakarta sebelum kembali ke Kanada pada 23 April mendatang.

Kehadiran Nina menjadi momen berharga bagi para alumni untuk melepas rindu setelah puluhan tahun berpisah. Suasana hangat dan penuh nostalgia pun menutup kegiatan tersebut dengan kesan mendalam.

No More Posts Available.

No more pages to load.