Breaking News
Live Update Berita Terkini

Ada Kategori Disabilitas pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2026

Kamis, 6 Agu 2026
Editor: Jamalul Insan
Arsip: Mahasiswa difabel Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Bonifacius David Hendrawan saat diwisuda dengan predikat cum laude dan IPK 3,68 pada Wisuda ke-53 di Surabaya, Jatim, Sabtu (25/10/2025). (ANTARA/HO-UMSurabaya)
Dengarkan dgn suara Siap
2.7K pembaca
JAKARTA  (Kabarpublik.id) – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong adanya inklusivitas pada ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Nasional 2026 dengan membuka kategori khusus bagi mahasiswa disabilitas.

“Pilmapres tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya menghadirkan kategori Mahasiswa Disabilitas Berprestasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang setara untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” kata Koordinator Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek Sukino dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Sukino mengatakan Pilmapres merupakan salah satu instrumen penting dalam pembinaan talenta mahasiswa Indonesia.

Menurutnya, ajang ini tidak hanya memilih mahasiswa terbaik, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan, kreativitas, kemampuan berpikir inovatif, integritas, serta semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Prestasi tidak dibatasi oleh kondisi, melainkan ditentukan oleh semangat, dedikasi, kreativitas, dan kontribusi yang diberikan kepada masyarakat. Melalui Pilmapres, kami berharap lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif bagi Indonesia,” ujar Sukino.

Diketahui, Pilmapres merupakan salah satu program strategis Kemdiktisaintek dalam membina talenta mahasiswa Indonesia yang memiliki keunggulan akademik maupun non-akademik.

Pilmapres Nasional 2026 diikuti oleh 54 finalis yang berasal dari 31 perguruan tinggi di Indonesia. Para finalis terdiri atas 19 mahasiswa Program Sarjana, 19 mahasiswa Program Diploma, dan 16 mahasiswa Program Mahasiswa Disabilitas Berprestasi, yang telah lolos melalui proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat perguruan tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), hingga seleksi awal nasional yang diselenggarakan oleh Kemdiktisaintek.

Selama Pilmapres Nasional pada 4–8 Agustus 2026, para finalis akan mengikuti tahapan penilaian sesuai kategori masing-masing. Program Sarjana mencakup penilaian capaian unggulan, gagasan kreatif, presentasi, wawancara, dan kemampuan berbahasa Inggris.

Program Diploma meliputi presentasi produk inovatif, capaian unggulan, serta kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris. Sementara itu Program Mahasiswa Disabilitas Berprestasi dinilai melalui capaian unggulan, gagasan kreatif atau inovasi, presentasi, dan wawancara yang disesuaikan dengan karakteristik kompetisi.

Melalui rangkaian tersebut, para finalis diharapkan mampu menunjukkan kepemimpinan, inovasi, kemampuan komunikasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. (ANT)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.