KULON PROGO (kabarpublik.id) – Sebanyak 357 jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tiba kembali di tanah air melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Selasa (2/6). Kedatangan mereka disambut haru oleh keluarga dan kerabat yang telah menanti kepulangan dari Tanah Suci.
Rombongan jemaah disambut secara resmi oleh Bupati Kulon Progo Agung Setyawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Masjid Agung Kulon Progo.
Dalam sambutannya, Agung menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah dalam keadaan sehat. Namun, ia juga menyampaikan duka cita atas wafatnya seorang jemaah asal Plumbon bernama Ngadikin saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Selain itu, dua jemaah lainnya, yakni Jalal Amat Iman dan Sabilah Somowijiyo, belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menjalani perawatan intensif di Arab Saudi.
“Terdapat dua jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi. Mari kita doakan agar keduanya segera pulih dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat,” ujar Agung.
Bupati juga mengingatkan para jemaah agar menjaga kemabruran haji melalui perilaku yang mencerminkan nilai-nilai ketakwaan, kepedulian sosial, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Ia berharap para jemaah dapat menjadi teladan dengan menumbuhkan sikap rendah hati, gemar membantu sesama, serta menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.
“Kehadiran Bapak dan Ibu diharapkan membawa cahaya bagi masyarakat Kulon Progo agar semakin guyub dan rukun,” katanya.
Di akhir sambutan, Agung meminta doa dari para jemaah agar pemerintah daerah senantiasa diberikan kekuatan dan amanah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, salah seorang jemaah, Zuhdi Malik, mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang dinilainya berjalan baik. Menurutnya, petugas haji memberikan pelayanan yang sigap, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga konsumsi selama berada di Tanah Suci.
Ia juga bersyukur dapat menunaikan ibadah haji dan kembali ke Indonesia dengan selamat meski sempat menghadapi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
“Penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan baik. Petugas sangat sigap dan membantu kebutuhan jemaah. Kondisi cuaca yang panas dapat kami hadapi dengan mengikuti arahan kesehatan yang diberikan,” ujar Zuhdi.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memastikan akan terus memantau proses kepulangan kloter berikutnya, termasuk perkembangan kondisi dua jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi hingga dapat kembali ke kampung halaman.







