139 Bumdes Tidak Aktif, Pemkab Gorontalo Siapkan Dukungan Perizinan dan Akses Modal Perbankan

BERITA47 Dilihat

GORONTALO [kabarpublik.id] – Sebanyak 139 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ada di Kabupaten Gorontalo di nyatakan tidak aktif.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Pemberdayaan Desa berkomitmen untuk mendukung revitalisasi Bumdes dengan menggelar kegiatan Capacity Building Penerapan Pengelolaan Keuangan Bumdes pada Rabu (29/5/2024).

Kepala Dinas Pemberdayaan Desa, Dr. Sumanti Maku, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pengelola Bumdes dalam mengelola keuangan secara efektif.

“Saat ini, banyak dana desa yang dikelola, tetapi kemampuan pengelola Bumdes masih kurang sehingga usaha Bumdes tidak berkembang,” ujarnya.

Sumanti menambahkan bahwa kegiatan Capacity Building ini bertujuan untuk memastikan tiga hal utama, yaitu evaluasi terhadap Bumdes yang aktif, memberikan informasi akses pemasaran, dan menghubungkan Bumdes dengan sektor usaha lain serta perbankan.

“Dengan demikian, usaha ekonomi Bumdes bisa berkembang dan memberikan dampak positif bagi desa,” jelasnya.

Dalam audit yang dilakukan, dari total 191 Bumdes di Kabupaten Gorontalo, hanya 53 yang dinyatakan aktif, sementara 139 lainnya masih belum aktif.

Untuk mengatasi hal ini, Dinas Pemberdayaan Desa bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akan mendampingi Bumdes yang belum memiliki izin agar segera mendapatkan perizinan yang diperlukan.

Selain itu, Bumdes yang mengalami kesulitan modal akan dihubungkan dengan perbankan untuk mendapatkan akses permodalan yang diperlukan.

“Kami berharap, melalui langkah-langkah ini, Bumdes dapat menjadi penopang ekonomi desa yang mandiri, sehingga desa bisa mencapai kemandirian, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Dr. Sumanti.

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar