Laporan : Derek
Editor : YR
PAPUA BARAT [kabarpublik.id] – Peserta tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) Kabupaten Raja Ampat mendapat kuota Sebanyak 495 orang, yang diikuti 192 orang.
Formasi diperuntukkan bagi Tenaga Honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, dari keterangan resmi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat, Juariah Saifuddin, SE, MM, dari kuota sebanyak 495 formasi, hanya diikuti 192 pelamar, Rabu (15/09/2021) belum lama ini.
Pelaksanaan Seleksi PPPK Tahun 2021, Pendaftar PPPK Guru 2021 Capai 192 pelamar, syarat utama berpendidikan S1, dan minimal DIV serta namanya terdaftar sebagai tenaga honorer di instansi terkait, kemudian paling mendasar adalah terdaftar Pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sistem pendataan skala nasional yang terpadu, dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional.
Informasi yang diperoleh media ini, dari 495 formasi seperti yang diikuti oleh guru, tenaga pendidikan, dikatakan Juariah Saifuddin, hanya formasi yang mendapat kebijakan guru agama, dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)
“Setidaknya hanya guru agama yang mendapat kebijakan untuk mengikuti seleksi, karena kedepan akan menjadi guru kelas,” Katanya Juariah.
Seleksi yang dilakukan kemarin, Kemendikbud melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat, diikuti juga oleh guru agama, seleksi pertama sudah berakhir, dan seleksi kedua dilakukan di akhir bulan November bersama Guru-guru Swasta.
Ia juga menyampaikan kondisi cuaca yang membuat keterlambatan para pelamar yang hendak mengikuti seleksi di kota waisai Kabupaten Raja Ampat
“Kami mendapatkan laporan bahwa, ada pelamar yang datang terlambat karena akses menuju ibu kota waisai kabupaten Raja Ampat,hanya cukup jauh, apalagi geografis raja ampat,dilalui dengan menggunakan kapal laut, Seperti di misool dan Kofiau yang melalui Sorong baru ke Waisai,” Pungkasnya. #[KP]





