Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa temuan ini merupakan buah kerja maksimal tim SAR gabungan dalam operasi pencarian, khususnya melalui teknik penyelaman langsung ke dalam bangkai kapal.
“Perjuangan tim SAR gabungan kembali membuahkan hasil. Tim penyelam yang terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), TNI AL, dan Potensi SAR berhasil mengevakuasi 14 korban dari dalam kapal,” kata dia.
Dia memaparkan bahwa seluruh jenazah korban yang dievakuasi dari dalam kapal tersebut langsung diangkat ke KN SAR Pacitan untuk penanganan darurat awal.
Selanjutnya, korban diterbangkan menuju Banjarmasin menggunakan armada udara gabungan, yakni helikopter Basarnas HR-3604 dan helikopter Panther milik TNI AL.
Setibanya di Banjarmasin, seluruh jenazah langsung diserahkan kepada tim DVI dan pihak berwenang untuk proses identifikasi medis serta penanganan pemulasaraan lebih lanjut.
Dengan tambahan penemuan tersebut, pemutakhiran data per Kamis (24/9) mencatat sebanyak 150 korban dari total manifes telah ditemukan, meliputi 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia, sementara 93 orang lainnya masih dalam pencarian. (ant)





