Breaking News
Live Update Berita Terkini

Soal Varian Omicron, Begini Kata Ketua IDI Boalemo

Rabu, 9 Feb 2022
Editor:
Ketua IDI Boalemo dr. Roni
Dengarkan dgn suara Siap
9.5K pembaca

Laporan : Serman Tahala
Editor : YR

GORONTALO [kabarpublik.id] – Pandemi covid-19 nampaknya belum bisa sepenuhnya hilang di negeri ini, pasalnya saat ini Omicron menjadi varian yang terbaru setelah Delta, dimana Omicron ini diketahui lebih cepat perkembangannya dibandingkan varian lain.

Jika dibandingkan dengan varian Delta, Omicron mempunyai kemampuan untuk berkembang biak hingga 70 kali lebih cepat pada jaringan yang melapisi saluran udara. Virus ini membuat penderita merasakan gejala sakit kepala,rasa lelah,bersin-bersin dan sakit tenggorokan.

Menurut data yang diperoleh dari Lembaga Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) menyatakan, perkembangan Omicron per Senin, 7 Februari 2022 sudah mencapai 3.780 kasus. Secara mingguan, kasus di Indonesia bertumbuh sekitar 107,92%.

Kepada media, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Boalemo dr. Roni H. Imran menjelaskan bahwa varian Omicron ini sangat rentan terinfeksi kepada anak-anak usia dini hingga para lansia.

Sebab, sistem kekebalan tubuh pada kelompok ini sangat mudah di serang oleh virus tersebut. Apalagi yang belum tervaksin.

“Oleh karena itu, untuk pencegahan dan pengendalian Omicron ini khusunya di Kabupaten Boalemo agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan segera dapatkan vaksin untuk mencegah penularan virus tersebut,” jelas dr. Roni

Kedepan, dr. Roni mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pencatatan dan pelaporan setiap waktu untuk mengetahui perkembangan informasi pada kasus Omicron ini.

“Pada intinya Vaksinasi ini tetap kita jalankan terus sampai herd immunity tercapai, dan Allhamdulilah secara keseluruhan kita sudah mencapai 88% bahkan usia SD pun kita masih tertinggi di Provinsi Gorontalo sekitar 60,04%, artinya trendnya sudah bagus kita sudah on the track,,,”

“Secara teori Virus ini akan melemah sekalipun dia bermutasi kepada manusia khusnya mereka yang sudah di Vaksin maka virus ini lama-lama akan hilang. Untuk itu, kami akan terus berkoordinasi bersama Stakeholder yang di Daerah guna upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 di Kabupaten Boalemo bisa terpantau terus,” tandasnya #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.