News Update
Live Update Berita Terkini

Selat Solo Jadi Inspirasi Menu Idul Adha, Perpaduan Kuliner Jawa dan Belanda

Minggu, 24 Mei 2026
Editor: Eky
Selat solo, hidangan yang terbuat dari daging sapi dan merupakan khas Jawa Tengah, menjadi salah satu referensi hidangan untuk Idul Adha. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)
Dengarkan dgn suara Siap
20.5K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita merekomendasikan Selat Solo sebagai alternatif menu Idul Adha yang kaya cita rasa dan sejarah budaya. Hidangan khas Jawa Tengah tersebut disebut sebagai hasil akulturasi kuliner Indonesia dan Belanda.

Menurut Ade, Selat Solo merupakan adaptasi dari hidangan Belanda bernama biefstuk atau bistik yang telah disesuaikan dengan lidah masyarakat Jawa.

“Selat Solo merupakan akulturasi dari biefstuk Belanda, tetapi memiliki cita rasa manis khas Jawa,” ujar Ade saat ditemui ANTARA di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan, hidangan tersebut berkembang dari pengaruh budaya Belanda di lingkungan Keraton Surakarta pada masa kolonial. Selat Solo menggunakan bahan utama daging sapi dengan perpaduan rempah-rempah khas Nusantara.

Menu ini biasanya disajikan dengan kuah kaldu encer bercampur kecap manis, dilengkapi telur bacem, kentang goreng, acar, kacang, dan taburan bawang.

Di Belanda, biefstuk dikenal sebagai hidangan daging panggang yang disajikan bersama kentang tumbuk dan sayuran, serta identik dengan santapan kalangan bangsawan pada masanya.

Ade menilai olahan daging kurban saat Idul Adha tidak harus selalu berbentuk sate atau gulai. Menurutnya, masyarakat dapat berkreasi dengan berbagai menu lain berbahan dasar daging sapi maupun kambing.

Ia mencontohkan olahan kambing lada hitam hingga krengsengan daging khas Jawa Timur yang dimasak dengan rempah, kecap manis, dan petis udang.

Selain itu, Ade mengatakan daging kambing juga cocok diolah menggunakan bumbu rendang, meski menu tersebut belum terlalu populer di masyarakat.

Ia mendorong masyarakat untuk mencoba resep baru, termasuk yang terinspirasi dari kuliner mancanegara, guna memperkaya sajian khas Idul Adha.

No More Posts Available.

No more pages to load.