SEKERTARIS NETFID GORONTALO NILAI PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK BELUM SIAP

GORONTALO317 Dilihat

Laporan : Rifaldy Happy (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

GORONTALO [KP] – Sekertaris Netfid Gorontalo Abdul Kadir Lawero menilai palaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2020 belum sepenuhnya siap, sebab mekanisme pelaksanaan di tengah pandemi Covid-19 tidak memiliki kejelasan.

Hal tersebut diungkapkannya setelah membaca edaran kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR RI,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Bawaslu RI, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemandagri, dan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri yang dilaksanakan, Senin (22/06/2020) kemarin.

“Pilkada tahun ini tidak membahas protokol kesehatan bahkan anggaran untuk APD petugas belum jelas, ini menunjukan ketidaksiapan pihak penyelenggara,” terang Kadir, Selasa (23/06/2020).

Menurutnya, sebaiknya Pilkada serentak tahun ini perlu memperhatikan serta  mempertimbangkan protokol kesehatan, baik itu penyelenggara maupun para pemilih. Kata Kadir jika hal ini belum bisa dilakulan, maka sebaiknya ditunda.

“Sangat tergesa-gesa. Karena yang menjadi persoalan negara bahkan menjadi masalah global saat ini, malah disepelehkan hanya demi kepentingan pelaksanaan Pilkada,” tegas Kadir.

Sementara itu, Ketua Netfid Indonesia Dahliya Umar, mengatakan pembahasan yang dilakukan Komisi II DPR RI bersama pihak penyelenggara kemarin, sama sekali tidak membahas soal penganggaran dalam menenerapkan protokol kesehatan saat Pilkada serentak nanti.

 “Saya mendengar keluhan KPU diberbagai daerah soal kesiapan Pilkada ini, terutama terkait ketersediaan masker, Handsanitizer, dan Disinfectan yang seharusnya wajib untuk disediakan. Belum lagi penditribusiannya bagaimana. Tapi sampai dengan saat ini anggarannya belum jug ada,” ujar Dahliya.#[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar