Breaking News
Live Update Berita Terkini

Sayap Jatayu, ‘Bukan Sekadar Pertunjukan, Ini Penyembuhan Jiwa’

Senin, 17 Nov 2025
Editor: Eky
Clara Tania (kebaya merah) bersama suami menyempatkan diri berfoto dengan Produser Sayap Jayatu, Ira Surono dan juga Pelaksana Produksi, Prapto Pamuju usai pertunjukan Sayap Jatayu di Terater Kautaman, Gedung Pewayangan Kautaman, Jakarta Timur, Minggu (16/11/25). (Foto: kabarpublik.id)
Dengarkan dgn suara Siap
15K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Produksi kelima Wayang Kautaman bertajuk “Sayap Jatayu: Seblak Tanjak dan Rond De Jambe” sukses menghipnotis ratusan penonton di Teater Kautaman, Gedung Pewayangan Kautaman, Jakarta Timur, Minggu (16/11/25).

Perpaduan Wayang Orang klasik dengan sentuhan balet modern menghadirkan pengalaman pertunjukan yang tidak hanya megah, tetapi juga emosional dan penuh makna.

Salah satu penonton, Clara Tania, mengungkapkan kekagumannya sejak babak pertama dimulai. Ia mengira pertunjukan sekompleks ini membutuhkan latihan bertahun-tahun, bukan hanya beberapa bulan.

“First impression saya: amazed. Perpaduan dua kultur jadi harmoni yang indah. Musiknya manis, gerakannya mengalir, dan suasananya bikin terbawa,” ujarnya.

Clara yang hadir bersama suaminya bahkan merasakan efek stress release. “Saya datang dalam kondisi tegang. Tapi ketika musik berdentum dan penarinya bergerak, rasanya plong. Ada efek menenangkan.”

Ia juga menangkap pesan kuat tentang kepemimpinan dan kemenangan kebaikan atas kejahatan.

Yang paling mengesankan baginya adalah kekompakan pemain. Chemistry yang kuat membuat pertunjukan tampak seperti latihan panjang bertahun-tahun.

“Itu hanya mungkin terjadi kalau ada kerendahan hati untuk belajar, mau ditegur, dan menurunkan ego. Tidak mudah mendidik ego dalam proses kreatif,” tuturnya.

Clara menilai Sayap Jatayu bisa menjadi parameter perkembangan budaya pertunjukan Indonesia yang semakin inovatif dan relevan bagi generasi muda.

No More Posts Available.

No more pages to load.