Breaking News
Live Update Berita Terkini

Pramono Anung Tekankan Integritas dan Respons Cepat Pengaduan Warga di Town Hall TIM

Kamis, 16 Apr 2026
Editor: Eky
Town hall meeting di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Rabu (15/4/26). (Sumber: jakarta.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
44.2K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggelar town hall meeting bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Rabu (15/4/26).

Sebanyak 860 peserta hadir, terdiri atas perangkat daerah, wali kota, bupati, camat, lurah, hingga perwakilan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dari seluruh kelurahan di Jakarta.

Pertemuan ini menjadi forum untuk memperkuat tata kelola pengaduan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menegaskan pentingnya integritas seluruh aparatur Pemprov DKI Jakarta.

Dalam arahannya, Pramono menegaskan bahwa perbaikan sistem dan tata kelola terus dilakukan agar lebih transparan dan terbuka terhadap masukan masyarakat.

“Kami terus memperbaiki sistem agar lebih transparan. Kritik dan saran masyarakat adalah modal utama untuk berbenah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti evaluasi kinerja PPSU. Tiga petugas telah diberikan sanksi berupa surat peringatan pertama (SP1) dan kesempatan terakhir untuk memperbaiki kinerja. Sementara itu, sejumlah pejabat terkait, termasuk lurah setempat, dibebastugaskan untuk pembinaan.

Pramono menegaskan bahwa PPSU harus fokus pada penanganan drainase mikro, kebersihan lingkungan, serta perawatan fasilitas umum di tingkat kelurahan.

Adapun penanganan sistem air skala besar tetap menjadi kewenangan dinas teknis.
Selain itu, ia menekankan pentingnya keterbukaan camat dan lurah dalam menangani setiap laporan warga secara cepat, tepat, dan tuntas.

“Setiap pengaduan harus ditindaklanjuti dengan cepat dan berkualitas agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, camat dan lurah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah di lapangan, termasuk dalam mendeteksi dan menyelesaikan persoalan sejak dini.

Pramono juga mengingatkan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah agar tidak terhambat ego sektoral. Ia mengibaratkan kinerja Pemprov sebagai sebuah orkestra yang harus berjalan selaras.

“Jakarta akan lebih baik jika semua bekerja terkoordinasi. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan semua pihak,” tegasnya.

Melalui forum ini, Pramono berharap seluruh jajaran semakin solid dalam membangun budaya kerja yang responsif, transparan, dan berorientasi pada solusi bagi masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.