Laporan : Iswadi
Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Terjadi gejolak antara organda Sofifi dan Loleo di pelabuhan itu disebakan karena janji pemprov Malut soal penutupan jalur laut antara Loleo Tikep menuju Kotabaru Ternate.
Dari gejolak itu maka pihak perwakilan speed boat datangi kantor dewan perwakilan rakyat daerah Kota Tidore dengan membawa surat dukungan kepada anggota untuk menyuarakan ke pemprov Malut agar memberikan ijin lintasan laut dari Loleo ke Kotabaru. Senin (28/03/2022)
Kepada awak media ketua DPRD Kota Tikep Ahmad Ishak mengatakan bahwa isi surat yang dibawah oleh perwakilan tersebut yaitu minta dukungan terkait dengan ijin lintasan Loleo Ternate.
“DPRD sudah menerima suratnya secara kelembagaan kemudian akan menindaklanjuti sesuai dengan aturan dan semua teman – teman yang hadir pun memberi dukungan agar Loleo Ternate tetap berjalan,”Tuturnya
Ahmad Ishak juga menjelaskan, Anggota DPRD melihat bahwa dengan adanya jalur laut Loleo Ternate itu bisa meningkatkan Retribusi sampai 300% padahal sebelumnya hanya mendapat persepuluh hari itu 2.000.000 akan tetapi sekarang sudah menjadi 7.000.000 persepuluh hari.
Bukanya jalur Loleo Ternate berarti ada ekonomi baru yang tumbuh di sana dan pemerintah daerah harus merespon ini.
“Tadi semua anggota memberi dukungan karena jalur laut Loleo bisa menumbuhkan UKM – UKM baru disana seperti jualan kue dan lainnya dan ini juga harus Pemda meresponnya,”Jelasnya
Ahmad Ishak juga menyinggung soal tragedi yang terjadi antara organda Sofifi dan masyarakat Loleo pada Minggu kemarin.
Ahmad Ishak bilang bahwa tragedi ini timbul karena janjinprov Malut yaitu wakil Gubernur MbYasin Ali yang menjanjikan kepada oragan Sofifi untuk menutup jalur laut Loleo – Kotabaru.
“Embrio ini ada karena komentar wakil Gubernur terkait dengan instruksi tutup pelabuhan Loleo dan itu kemudian dikejar oleh teman – teman organda di Sofifi,”Ujarnya
Menurut Ketua DPRD Kota Tikep dan juga sebagai sekertaris DPC PDI – P, Ahmad juga mengatakan penyesalannya saat menjadi Jurkam AGK – Yasin.
“Saya rasa menyesal dan juga merasa berdosa menjadi Jurkam AGK – Yasin, jalan Oba selatan tidak tuntas padahal itu janji kampanye,”Kesal sekertaris DPC PDI – P Kota Tikep.
Ahmad juga membeberkan soal apa yang pernah dia bekerja menjadi Tim AGK – Yasin saat pemilu lalu, pihaknya telah memberi garansi kepada masyarakat Oba Selatan dengan jaminan jika pilih AGK – YA maka jalan lintas Oba Tengah akan di Hotmix.
“Saya pernah memberikan garansi kepada masyarakat Oba Tengah saat kampenye AGK – YA dengan tujuan untuk aspal jalan lintas Oba Selatan dan sampai sekarang tra di aspal dan merupakan tanggung jawab Provinsi,”Pungkasnya #[KP]





