Breaking News
Live Update Berita Terkini

Kedubes Belanda Gelar Nobar Belanda vs Swedia di Ambon

Kamis, 18 Jun 2026
Editor: Jamalul Insan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon Richard Luhukay (ANTARA)
Dengarkan dgn suara Siap
1.7K pembaca
AMBON  (Kabarpublik.id) – Pemerintah Kota Ambon memastikan Kedutaan Besar Belanda akan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Tim Nasional Belanda melawan Swedia pada Piala Dunia 2026 di Lapangan Merdeka Ambon pada 21 Juni 2026.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon Richard Luhukay di Ambon, Rabu (17/6), mengatakan persiapan pelaksanaan nobar terus dimatangkan melalui koordinasi bersama Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda dan sejumlah instansi terkait.

“Kegiatan ini bukan hanya soal sepak bola. Ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menikmati suasana kebersamaan dalam semangat sportivitas. Karena itu kami ingin memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik,” katanya.

Ia menjelaskan persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Menurut Richard, antusiasme warga Ambon terhadap perhelatan Piala Dunia selalu tinggi, terutama terhadap tim nasional Belanda yang memiliki banyak pendukung di Maluku.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri perwakilan TVRI, RRI, ANTARA, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.

Ia mengatakan keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan yang rencananya juga akan dihadiri Duta Besar Belanda untuk Indonesia.

“Seluruh pihak menyatakan kesiapan untuk bersinergi demi memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hadir,” ujarnya.

Richard menambahkan aspek pengamanan, publikasi, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapan fasilitas pendukung menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut.

Menurut dia, pelaksanaan nobar yang melibatkan ribuan masyarakat harus menjadi contoh kegiatan publik yang berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kebersamaan.

“Kami mengajak masyarakat untuk datang dan menikmati pertandingan dengan cara yang positif. Dukung tim favorit masing-masing dengan tetap menghormati pilihan orang lain. Perbedaan dukungan dalam olahraga adalah hal yang biasa, tetapi persaudaraan dan persatuan harus tetap menjadi yang utama,” katanya. (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.