WASHINGTON (kabarpublik.id) – Pemerintah Kanada mengalokasikan investasi sebesar 816 juta dolar Kanada atau sekitar Rp10,5 triliun untuk memperkuat keamanan maritim di kawasan Arktik selama tujuh tahun ke depan.
Dalam pernyataan resminya, Penjaga Pantai Kanada menyebut investasi tersebut akan digunakan untuk memperluas kemampuan pemantauan dan pengamanan wilayah perairan nasional.
“Menteri Pertahanan Nasional David J. McGuinty mengumumkan investasi awal sebesar 816 juta dolar Kanada selama tujuh tahun guna memperkuat keamanan maritim dan memperluas peran Penjaga Pantai Kanada dalam memantau perairan negara,” tulis Penjaga Pantai Kanada, Jumat (22/5).
Program tersebut mencakup pembangunan Pusat Kesadaran Domain Maritim di Nunavut yang akan berfungsi mengumpulkan dan menganalisis intelijen maritim.
Selain itu, Kanada juga akan memperkuat armada pengawasan melalui pengadaan peralatan pengintaian baru untuk helikopter yang beroperasi di berbagai wilayah, termasuk kawasan Arktik.
Pemerintah Kanada juga berencana membangun empat radar maritim jarak jauh di sejumlah titik strategis di Arktik, termasuk sepanjang Northwest Passage dan Selat Hudson.
Tak hanya itu, investasi juga mencakup pembelian drone udara, permukaan laut, dan bawah laut dengan jangkauan pendek hingga menengah guna memperluas operasi pengawasan Penjaga Pantai Kanada.
“Dengan armada dan kemampuan operasional yang dimiliki, Penjaga Pantai Kanada berada pada posisi strategis untuk mendukung prioritas keamanan maritim nasional,” lanjut pernyataan tersebut.
Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pertahanan terbaru Kanada yang dirilis pada 2024, yang menitikberatkan pada penguatan kedaulatan di kawasan Arktik.
Pemerintah Kanada sebelumnya juga meluncurkan Kebijakan Luar Negeri Arktik baru yang menyebut kawasan tersebut tidak lagi berstatus rendah ketegangan, menyusul meningkatnya aktivitas Rusia dan China di wilayah tersebut.
Sebagai bagian dari strategi pertahanan, Ottawa juga berencana membeli 12 kapal selam baru untuk patroli perairan, khususnya di kawasan Arktik.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, pada Maret lalu menyatakan Kanada akan memiliki armada kapal pemecah es terbesar di dunia setelah program pembangunan kapal selesai dilakukan.





