Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh kembali mengumumkan tambahan satu orang pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. KM, Laki-laki (60) warga Kelurahan Tigo Koto Di Baruah yang bekerja sebagai ASN di Politani Tj. Pati.
Almarhum sebelumnya telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi, dan telah dimakamkan dengan protokol Covid-19.
Almarhum mulai merasakan gejala sejak 21/04 lalu, dan dilakukan tes PCR pada tanggal 24/04. Mendiang dinyatakan positif Covid-19 pada 27/04 yang sebelumnya sempat melakukan isolasi mandiri. Karena kondisinya terus memburuk lalu dirawat di RSAM Bukittinggi, dan menghembuskan nafas terakhir tadi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bakhrizal kepada media, Senin (03/05).
“Dengan demikian sejak kasus pertama Covid-19 di Payakumbuh sudah 14 orang yang meninggal dunia sampai hari ini,” tukuknya.
Serta dari tracing yang dilakukan kepada riwayat kontak masyarakat yang dinyatakan positif beberapa hari yang lalu, tidak ada penambahan kasus positif covid-19 dan sepuluh orang yang dinyatakan bebas isolasi di Payakumbuh.
Adapun data untuk sepuluh orang yang dinyatakan bebas isolasi hari ini adalah :
1. MAQFIRATUZ Z, Perempuan (16), Pakan Sinayan, Pelajar
2. DASUARDI, Laki-laki (46), Pakan Sinayan, Polisi Polres Payakumbuh
3. APRINAL LUBIS, Laki-laki (49), Padang Tiakar, Polisi Polres Payakumbuh
4. SILVIA HARILONA, Perempuan, (41), Padang Tiakar, PNS RSUD Adnaan WD
5. PRIMASILVIA NOON, Perempuan (59), Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, PNS Politeknik Tanjuang Pati
6. FEIZIA FARHA, Perempuan (10), Tanjuang Gadang Sungai Pinago, Pelajar
7. ADIB EDRI, Laki-laki, (24), Koto Tangah, Karyawan PT. Unilever
8. RIKA PRIMAYANTI, Perempuan (49), Koto Tangah, IRT
9. MUHAMMAD AL ASGHAR, Laki-laki (1), Payolansek
10. NUR HILAL, Laki-laki (69), Payolansek, Wiraswasta
Kadinkes terus mengimbau dan mengingatkan warga agar tetap dan selalu menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga 5 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas).
“Tetap waspada, kasus semakin bertambah, jangan lupa jaga selalu protokol kesehatan, 5M”, himbau kepala dinas kesehatan itu.





