Hutama Karya Percepat Pembebasan Lahan Tol Strategis di Sumsel

Sabtu, 9 Mei 2026
Gerban Tol Musi Landas. (Sumber: Hutama Karya)
Dengarkan dgn suara Siap
5.9K pembaca

SUMSEL (kabarpublik.id) – PT Hutama Karya (Persero) bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi percepatan pembebasan lahan proyek jalan tol strategis di Sumatra Selatan, Rabu (6/5/26).

Rapat tersebut melibatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, serta jajaran kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri setempat.

Koordinasi dilakukan untuk mempercepat penyelesaian pengadaan lahan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN), meliputi ruas Tol Palembang–Betung, Betung–Tempino–Jambi, serta rencana pembangunan Tol Pematang Panggang–Kayu Agung Seksi Akses Mataram Jaya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), berbagai kendala pembebasan lahan diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga proyek berjalan sesuai target.

Rapat dihadiri Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan Apriadi, Direktur Pengadaan Tanah ATR/BPN Unu Ibnudin, Kasubdit IV.A Kejaksaan Agung Imran Yusuf, Asisten I Pemerintah Kota Palembang Sulaiman, serta jajaran Project Director Hutama Karya.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak membahas langkah strategis percepatan pengadaan tanah, penguatan koordinasi lintas instansi, serta dukungan administrasi dan legalitas untuk mendukung kelancaran pembangunan jalan tol.

Pelaksana Tugas Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor utama dalam mempercepat penyelesaian proyek strategis nasional, khususnya pada sektor pengadaan lahan.

“Melalui koordinasi yang intensif dan kolaboratif, Hutama Karya berharap proses pembebasan lahan dapat berjalan optimal sehingga pembangunan jalan tol selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Hamdani.

Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan ruas Tol Palembang–Betung dan Betung–Jambi Seksi 1 dapat beroperasi pada akhir 2026. Untuk mendukung target tersebut, proses pembebasan lahan ditargetkan selesai pada Juni 2026 agar konstruksi di lokasi terkait dapat dimulai pada Juli 2026.

Saat ini, progres konstruksi Tol Palembang–Betung telah mencapai 81,99 persen dengan progres pembebasan lahan sebesar 87,45 persen.

Sementara itu, progres pembangunan Tol Betung–Tempino–Jambi mencapai 46,14 persen dengan pembebasan lahan sebesar 61,62 persen.

Adapun ruas Tol Pematang Panggang–Kayu Agung Seksi Akses Mataram Jaya masih berada pada tahap pengadaan lahan.

Hutama Karya berharap dukungan seluruh pihak terus terjalin guna mempercepat penyelesaian proyek jalan tol di Sumatra Selatan sebagai bagian dari pengembangan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.

No More Posts Available.

No more pages to load.