GORONTALO BAKAL CETAK INSEMINATOR BARU, POPULASI SAPI DIHARAPKAN MENINGKAT PESAT

BONEBOL, KONTROL161 Dilihat

Laporan : Tim Kabar Publik
Editor : Mahmud Marhaba

 

TAPA (KP) – Setelah 2 pekan menerima materi dan praktek tentang Inseminasi Buatan (IB) yang dilakukan di desa Donggala kecamatan Tapa kabupaten Bone Bolango, Kamis (18/10/2018), telah dilakukan praktek inseminasi yang dibimbing drh. E. Nia Setiawaty, MT dari Balai Besar Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara Bogor telah memasuki tahap praktek sejak dibuka 2 pekan kemarin oleh Bupati Bone Bolango.
Nia Setiawaty dalam keterangannya mengatakan sangat berterima kasih atas dukungan pihak Pemda Bone Bolango yang bisa mendukung kreatifitas P4S.
“Saya sangat berterima kasih atas didukung oleh Pemda. Itu berarti proses pembuntingan hewan akan lebih baik dan meningkatkan populasi sapi di daerah,” ungkap Nia Setiyawaty.
Ditambahkannya, peserta wajib mengikuti materi 168 jam atau 21 hari, dimana porsi untuk praktek 70 % teori 30%.
Dengan dengan keikutsertaan peserta yag berjumlah 35 orang ini, diharapkan akan menambah isemilator di Gorontalo bertambah dari keterbatasan yang ada di Gorontalo yang hanya berjumlah 70 orang.

Fedriyanto Ismail, peserta berasal dari kabupaten Gorontalo mengakui dirinya didik untuk disiplin mengikuti pelatihan yang dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00.

“Saya mendapat pelatihan untuk menjadi isemilator yang unggul. Ini akan jadi tolok ukur untuk kemajuan daerah kedepan nanti,” ungkap Ferdiyanto.

Hal yang sama juga disampaikan Jafar Harun, dimana dirinya merasa bangga dengan kekompakan peserta dan pelatih. “Ilmu yang kami dapat sangat penting untuk bisa menjadikan sapi bisa bunting dengan hasil kecerdasan dan populasi yang unggul yang nantinya siap diaplikasi kedepan,” tegas Jafar dengan penuh optimis.
Sementara salah seorang utusan dari desa, Usman Nggole, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah Bone Bolango yang mendukung dan membackup kegiatan seperti ini dimana menurutnya pelatihan sepeti sangat penting dan hanya bisa dilakukan di Bogor.
Terakhir nanti, peserta akan turun ke masyarakat dan akan dilakukan evaluasi serta penetapan kelulusan kepada setiap peserta, sehingga mereka akan memperoleh pengakuan ketrampilan dan keahlian dengan mengantongi sertifikat sebagai insemilator yang profesional.#(KP)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar