Jaringan Internet Lemah Hambat Revitalisasi PAUD di Pegunungan Arfak

Selasa, 5 Mei 2026
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Pegunungan Arfak Yosias Ullo saat ditemui awak media di Anggi, Pegunungan Arfak, Papua Barat. ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Dengarkan dgn suara Siap
12.7K pembaca

PAPUA (kabarpublik.id) – Dinas Pendidikan Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, menghadapi kendala serius dalam pengusulan revitalisasi pendidikan anak usia dini (PAUD). Keterbatasan jaringan internet menjadi hambatan utama, terutama dalam proses pengunggahan dokumen administrasi untuk sembilan dari 13 PAUD yang diajukan.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdik Pegunungan Arfak, Yosias Ullo, mengatakan masalah utama terjadi pada penandaan titik koordinat lokasi (tagging) yang sering tidak sesuai saat diverifikasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Koordinat lokasi sering tidak akurat karena jaringan internet tidak stabil. Ini menjadi kendala utama kami,” ujarnya di Anggi, Selasa (5/5/2026).

Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan kebijakan afirmatif untuk mengatasi kendala teknis tersebut, sehingga program revitalisasi PAUD tetap berjalan sesuai target.

Selain itu, dukungan masyarakat adat dinilai cukup kuat, terutama dalam pemenuhan syarat pelepasan hak ulayat untuk lokasi pembangunan. Menurut Yosias, kepala suku dan warga setempat menyambut baik program ini.

Namun, kondisi geografis masih menjadi tantangan. Dari 10 distrik di Pegunungan Arfak, sebagian wilayah masih tergolong blank spot atau belum terjangkau jaringan internet, sehingga memengaruhi proses pengajuan program.

Pemda berharap solusi afirmatif dari pemerintah pusat dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan usia dini di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Saat ini, empat dari 13 PAUD yang diusulkan telah lolos tahap verifikasi dan validasi oleh Kemendikdasmen serta menandatangani berita acara di Jakarta. Keempat PAUD tersebut tersebar di Distrik Anggi (tiga unit) dan Distrik Membey (satu unit).

Yosias menambahkan, ini merupakan kali pertama Pegunungan Arfak mendapatkan program revitalisasi PAUD. Ia juga mengapresiasi kebijakan Prabowo Subianto yang memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.