News Update
Live Update Berita Terkini

Festival Walima 2026 di Jakarta Lestarikan Tradisi Gorontalo dan Perkuat Silaturahmi

Senin, 31 Agu 2026
Editor: Eky
Dengarkan dgn suara Siap
1.9K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Komunitas Pilar Pilar Lamahu (KPPL) menggelar Festival Walima 2026 di Masjid Assakinah Panasonic Gobel, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus upaya melestarikan tradisi masyarakat Gorontalo di perantauan.

Festival Walima pertama yang digelar KPPL tersebut diikuti sembilan pilar masyarakat Gorontalo dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Sebanyak sembilan Walima mengikuti perlombaan, sementara dua Walima lainnya merupakan sumbangan dari tokoh masyarakat Gorontalo untuk memeriahkan kegiatan.

Penilaian dilakukan oleh tiga juri, yakni Rivai Humonggio, Delyuzar Ilahude, dan Irma Popoi. Setelah melalui proses penilaian, Pilar Talaga Ungobungo keluar sebagai juara pertama dan mendapatkan hadiah Rp2,5 juta.

Juara kedua diraih Pilar Arlingga dengan hadiah Rp2 juta, sedangkan Pilar Podehu menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp1,5 juta. Sementara itu, pilar peserta yang belum meraih juara mendapatkan dana apresiasi masing-masing Rp500 ribu.

Seluruh hadiah tersebut akan dimanfaatkan sebagai dana pembinaan bagi masing-masing pilar.

Usai penilaian, Walima dikembalikan kepada pilar masing-masing untuk dibagikan kepada anggota dan masyarakat yang hadir. Pembagian dilakukan melalui tradisi baku rampas, yakni mengambil makanan dan kue yang ditempatkan di dalam Walima untuk dibawa pulang.

Tradisi tersebut berlangsung meriah dan tetap tertib. Baku rampas menjadi salah satu bagian penting dalam Festival Walima karena tidak hanya menghadirkan suasana kebersamaan, tetapi juga memperkenalkan nilai adat dan budaya Gorontalo kepada masyarakat di perantauan.

Festival Walima juga dirangkaikan dengan pengajian rutin dua bulanan yang diselenggarakan Pilar Arlingga dan Pilar Podehu. Kegiatan dihadiri masyarakat Gorontalo, pengurus dan anggota pilar, tokoh masyarakat, pemangku adat, serta perwakilan organisasi sosial masyarakat Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Dr. Amir Faishol Fath, M.A., memberikan tausiah secara dialogis. Ia mengajak masyarakat memperkuat persaudaraan, menjaga kebersamaan, serta meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Dewan Pembina KPPL, Hamzah Isa, berharap Festival Walima dapat menjadi agenda tahunan dengan jumlah peserta yang terus bertambah. Menurut dia, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga tradisi sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat Gorontalo di Jabodetabek.

“Festival Walima ke depan diharapkan dapat terus dilaksanakan dan diikuti lebih banyak pilar sehingga silaturahmi serta kebersamaan masyarakat Gorontalo di perantauan semakin kuat,” ujar Hamzah.

Festival Walima 2026 dikoordinasikan oleh Delyuzar Ilahude. Sementara itu, Linggo RHD bertugas sebagai Sekretaris KPPL dan Ati Modjo menjadi Ketua Panitia sekaligus Koordinator Agama KPPL.

Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pilar, pengurus KPPL, peserta, undangan, tokoh masyarakat, dan para donatur yang telah mendukung terselenggaranya Festival Walima 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat Gorontalo di Jabodetabek untuk menjaga warisan budaya, memperkuat silaturahmi, dan meneruskan tradisi Walima kepada generasi berikutnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.