oleh

Evaluasi Perkembangan Kelurahan Berakhir, Kelurahan Kalumpang Peroleh Skor Nilai 395

Laporan : Yadi / Editor : YR

TERNATE [Kabarpublik.id] – Kegiatan evaluasi perkembangan kelurahan dan penilaian perlombaan kelurahan tingkat Provinsi Maluku Utara 2022 di Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate telah selesai.

Meski begitu lomba tingkat provinsi mewakili Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan ini akan dilanjutkan kembali di Kelurahan Afa-Afa, Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan pada Rabu 29 Juni. Hadir dalam kegiatan ini, yaitu Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, Sekretaris Kota Ternate,tim penilaian dari provinsi, tokoh agama, serta beberapa SKPD Kota Ternate, dan warga masyarakat Kelurahan Kalumpang.

Ketua tim penilai lomba evaluasi perkembangan kelurahan dan penilaian perlombaan kelurahan tingkat provinsi Maluku Utara, Anwar Lifran, usai dari kegiatan tersebut menjelaskan bahwa, inti dari evaluasi perkembangan kelurahan dan desa ini sesuai dengan Amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan tahun 2022.

“Pada pelaksanaan evaluasi atau lomba desa dn kelurahan ini bertujuan untuk melihat tahapan dan menentukan keberhasilan perkembangan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir,” ucapnya di kantor Lurah Kalumpang, Senin (27/6/2022).

Lebih lanjut, selain itu juga dimaksudkan untuk status capaian hasil perkembangn sebuah desa atau kelurahan untuk mengetahui efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan maupun pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Amanat dari Permendagri 81 tahun 2015 ini dikatakan, berhasil apabila kita semua memiliki komitmen bersama bahwa seluruh tahapn harus bisa berjalan sesuai ketentuan yang ada, untuk menilai tingkat perkembangan Desa/Kelurahan, dn dilanjutkan dengn penilaian, analisis, validasi, peninjauan, klarifikasi dan pemeringkatan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan Desa.

Selain itu, pemantauan juga harus dilakukan secara berkala pada setiap jenjang level pemerintahan, baik tingkat kecamatan, Kabupaten/Kota, provinsi maupun tingkat pusat. Dalam penilaian ini ada tiga bidang yang dievaluasi, yaitu bidang pemerintahan, bidang kewilayahan, dan bidang kemasyarakatan.

Dari tiga bidang ini terdapat indikator yng cukup banyak untuk mengukur tingkat perkembangan dengan skoring atau poin yang telah ditetapkan untuk menentukan status desa dan kelurahan kurang berkembang, berkembang, dan cepat berkembang. Instrumen yang dipakai, instrumen pemantauan dan instrumen pengungkap data.

“Sedangkan penilaian untuk tingkat provinsi, tim melakukan analisis dan validasi hasil penilaian dan pemeringkatan yang telah dilaporkan oleh Kabupaten/Kota, sehingga mulai hari ini tim melakukan peninjauan dn klarifikasi langsung ke kelurahan dan desa. Jadi Kelurahan Kalumpang masuk kategori cepat berkembang dengan skor nilainya adalah 395,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, lomba ini juga diikuti oleh desa untuk mewakili masing-masing Kabupaten, yaitu Desa Maitara, Kecamatan Tidore Utara, Desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan, serta salah satu Desa yang ada di Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, dan Desa Toboino Kabupaten Halmahera Timur.

Untuk waktu yang diberikan dalam lomba ini, sesuai jadwal, perjalanan tim melaksanakan evaluasi, sehingga hari ini jadwal Kota Ternate. Selanjutnya pada Rabu 29 Juni nanti di Kota Tidore Kepulauan, sementara Senin 4 Juli di
Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu 6 Juli di Kabupaten Halmahera Utara, kemudian pada Senin 11 Juli di Kota Tidore Kepulauan, dan Rabu 13 Juli nanti di Kabupaten Halmahera Timur.

“Setelah dari lomba ini tim merekap hasilnya, lalu membuat berita acara dengan ditetapkan SK Gubernur. Namun hasil kategori kelurahan dan desa kami pisahkan,” ungkapnya mengakhiri.

Terpisah, Lurah Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Mohtar Umasangadji saat dikonfirmasi di kantor lurah mengatakan, pihaknya bersyukur, karena Kelurahan Kalumpang masuk kategori cepat berkembang dengan skor nilai adalah 395.
Mudah-mudahan ini adalah hasil yang baik, dan karena masih ada penilaian lomba selanjutnya di Kelurahan Afa – Afa, Kecamatan Tidore Utara.

“Jadi, kita tinggal menunggu hasilnya seperti apa nanti. Tapi semua ini kita kembalikan ke tim penilai, sebab mereka yang akan menentukan siapa pemenangnya yang mewakili kedua kota. InsyaAllah pada Rabu nanti kami keluar sebagai pemenang untuk mewakili Kota Ternate,” harap Mohtar.

Mudah – mudahan pasca dari lomba ini, ia bilang, pihaknya akan selalu mempertahankan administrasi yang sudah dikerjakan selama ini, termasuk menyangkut kebersamaan dan gotong royong masyarakat yang perlu dikembangkan.

“InsyaAllah inovasi juga akan disampaikan nanti lewat rapat bersama masyarakat, yaitu tentang bagaimana kaitan dengan inovasi kelurahan yang melayani dengan nyaman dan profesionalitas,” tuturnya mengakhiri.#[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar