DORONG EKONOMI WARGA, BUPATI RESMIKAN PASAR RAKYAT AMPANA

Senin, 16 Sep 2019
Bupati Touna Mohammad Lahay, melakukan penandatanganan prasasti dan penguntingan pita pintu pasar rakyat pada peresmian pasar rakyat Ampana, Senin, (16/09/2019)
Dengarkan dgn suara Siap
7.8K pembaca

Laporan : Budi Dako (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba

TOUNA [KP] – Bupati Tojo Una-Una (Touna), Mohammad Lahay, melakukan peresmian Pasar Rakyat di Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota, Senin (16/09/2019),sekitar pukul 10.00,wita.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Bupati Mohammad Lahay dalam sambutannya menyampaikan,bahwa pembangunan pasar rakyat ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam mengakomodir para pedagang yang menjajakan daganganya di pingir jalan atau kaki lima.

“Meski pasar rakyat ini pasar tradisional, manegemen pasar kedepannya perlu memperhatikan aspek kebersihan, keamanan ,dan kenyamanan lingkungan. Penataan juga diharapkan, bisa dilakukan dengan maksimal sehingga bisa setara dengan pasar medern,”ucap Mohammad Lahay.

Bupati juga berharap, masyarakat bisa merasakan mamfaat pasar ini dalam jangka panjang. Rasa aman dan nyaman dalam bertransaksi baik bagi pedagang maupun pembeli diharapkan juga bisa ditingkatkan lagi.

Bupati menekankan, kepada para pedagang agar dalam pengelolaannya benar-benar memperhatikan aspek pendayagunaan dan pemeliharaannya.

β€œKedepannya, pasar ini diharapkan mampu mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara lebih baik,” ujar Bupati

Diketahui, pasar ini dibangun sejak tahun 2013 hingga tahun 2019 diatas lahan seluas 4,5 hektar melalui anggaran APBN dan anggaran APBD.

Lanjut Bupati mengatakan, pasar adalah satu tempat dimana hubungan sosial antara individu terjadi interaksi proses tawar menawar hingga jual beli yang nantinya bisa berdampak pada ekonomi masyarakat setempat.

 “Pesatnya perkembangan tersebut sangat jelas terlihat dengan semakin banyaknya pedagang yang melakukan transaksi jual beli. Untuk menyikapi hal ini, sangatlah dibutuhkan suatu wadah yang bisa menampung para pedagang,”ujarnya.

Diakhir sambutannya,ia juga mengingatkan kepada para pedagang  yang menempati los pasar ini tidak dibenarkan untuk mengontrakan tempatnya kepada orang lain, sebagaimana diatur dalam peraturan daerah nomor 8 tahun 2015 tentang pengelolaan pasar.

Usai peresmian dan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita, Bupati  Mohammad Lahay menijau sejumlah los para pedagang yang didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan Touna, Nawatsara Panjili SE, M.Si, Kapolres Touna, AKBP Boyke Karel Wattimena, S.IK, Kajari Touna, Samsul Kasim, SH., MH, Penghubung Kodim 1307 Poso, Mayor Infantri David Lunta, Sekretaris Daerah,Taslim DM Lasupu, SP, MT, Kaban BNN Touna, AKBP Djohansya Rahman, sejumlah Anggota DPRD Touna, Kepala OPD,Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama, serta para Pedagang.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.