Laporan : Achmad Husni / Editor : YR
Polewali Mandar [kabarpublik.id] – guna menfasilitasi Generasi milenial Polewali Mandar untuk semakin berkembang dalam kontent media kreatif di era digital 4.0, Kumpulan beberapa komunitas Polman mengadakan Workshop Produksi dan penayangan kontent kreatif media bertempat di Aula Hotel Pasific Wonomulyo, Sabtu (08/01/2021)
Pada kegiatan tersebut Panitia Workshop menggandeng Para Pemateri yang Profesional di bidangnya, Nail Authar dari TVRI sulbar membawakan materi Hubungan media, Anto Lupus dari
Widyaiswara kemkominfo membawakan materi wawasan sinematografi dan event management serta Muhammad syariat Tajuddin sebagai pemateri wawasan seni dan kebudayaan.
Workshop tersebut di hadiri oleh sekretaris Hipmi Sulbar Andi Ian Rusali Masdar yang juga memberikan pembekalan wawasan kewirausahaan yang diikuti puluhan peserta dari berbagai komunitas di kab. Polewali Mandar.
Andi Ian Rusali pada kesempatan tersebut mengatakan Sulbar adalah daerah potensi membangun kewirausahaan, bahkan di berbagai sektor baik dari segi pertanian, produk makanan, bahkan di zaman era digital 4.0 saat ini sebagai kreator konten kreatif media”.
“Daerah kita potensi membangun kewirausahaan bahkan kita mendorong berbagai sektor yang potensi ekspor, seperti kedelai, kopi, kelapa sawit serta tanaman porang”. Ucap Andi Ian putra sulung gubernur Sulbar”.

Andi ian juga mengajak para kreator kontent kereatif media membuat kontent
yang di kemas melalui gambar maupun video untuk bersama – sama sebisa mungkin mempromosikan atau menviralkan hal hal baik, yang berpotensi mampu mengajak para wisatawan maupun investor dari luar daerah untuk berkunjung ke Sulawesi barat
Sementara itu, Anto Lupus dalam materinya menjelaskan Cinematography adalah ilmu prakarya yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan sekaligus menggabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang memiliki kemampuan menyampaikan ide dan cerita”. Urai Anto Lupus”.
Lanjut Anto Lupus juga mengatakan Salah satu wujud terjadinya peningkatan ekonomi tercipta karena dengan adanya kreator kontent media sosial, baik di Instagram maupun di YouTube, dan tentunya Kita tidak bisa berbuat apa apa tanpa adanya keterkaitan produser, finansial dan isi kontennya.”Terang Anto
Ketua Panitia Kegiatan Fajrin di dampingi zani Wijaya usai kegiatan saat diawancara mengatakan tujuan kita membuat workhsop ini agar para kontent kreator kedepannya semakin cakep dalam mengembangkan potensi membuat kontent yang lebih menarik dan profesional. ” Ucapnya”.
Lanjut Fajrin mengatakan kita juga akan buatkan grup atau wadah agar para kreator kontent kreatif media bisa lebih solid dan kedepannya mampu membantu mempromosikan hasil karya para pelaku UMKM di Polman maupun Sulawesi Barat “Tutur Fajrin”.






