Laporan : Yadi / Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB di Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK Negeri 3 Kota Ternate, saat ini peminatnya masih minim. Padahal sekolah tersebut saat ini telah memiliki enam kompetensi keahlian.
Enam kompetensi keahlian diantaranya, Tata Boga, Tata Kecantikan, Multimedia, Tata Busana, Asisten Keperawatan, dan Perhotelan. Meski begitu, Drs. Kamaludin Ahmad berharap, semoga dengan kehadirannya di sekolah tersebut ada peningkatan penerimaan peserta didik baru.
Kamaludin mengatakan, di SMK 3 ini ada enam kompetensi keahlian kemungkinan masyarakat setempat sebagian besar belum tau semua meskipun sejauh ini sudah dilakukan sosialisasi makanya kemarin dilakukan Workshop.
Dalam Workshop atau pelatihan dikatakan, telah melibatkan salah satu Universitas ternama di Kota Ternate. Langkah ini dilakukan dari Tata Boga supaya masyarakat bisa mengetahui. Pelatihan yang diikuti oleh guru-guru ini supaya bisa menguasai keahlian atau keterampilan.
“Berdasarkan prosedur dan standar bekerja yang sesungguhnya untuk menghasilkan produk atau jasa yang di pesan oleh konsumen. Insha Allah kalau ini sudah di ketahui masyarakat sekolah sudah bisa maju,” ucapnya, Kamis (17/07/2023).
Selain itu, ia juga menyatakan, pendidikan ini tanggung jawab bersama sesuai Instruksi Presiden Inpres nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia.
“Jadi ada 11 instansi terkait diluar dari Dikbut melaksanakan Inpres salah satunya kalau di Disnaker, yaitu menyusun proyeksi kebutuhan tenaga kerja lulusan SMK yang meliputi tingkat kompetensi, jenis, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Ia menambahkan, jumlah siswa yang kemarin lulus sebanyak 68 orang Insha Allah tahun ini bisa memenuhi ketentuan atau mengisi semua 6 rombongan belajar (rombel) dengan maksimal satu rombel 36 orang atau minimal 35 orang.
“Saat ini peserta didik baru yang sudah mendaftar kurang lebih 60 orang. Semoga tahun ini meningkat supaya bisa mengisi semua enam rombongan belajar yang ada,” pungkasnya.





