JAKARTA (kabarpublik.id) – Ruang Rie Rie di Kampus Institut Bisnis dan Multimedia (IBM) Asmi, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (18/12/25), mendadak terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan karena cuaca, melainkan karena sukacita yang terpancar dari wajah para alumni dan mahasiswa yang hadir dalam Ibadah Perayaan Natal Ikatan Alumni Asmi Kampus Ungu (Ikalasmiku).
Mengusung tema βBesar Anugerah-Nyaβ yang diambil dari Yohanes 3:16, perayaan Natal ini berlangsung dalam suasana akrab, penuh kehangatan, dan sarat makna. Sejak awal ibadah, antusiasme terlihat jelas, terutama dari para mahasiswa Kristen IBM Asmi yang memadati ruangan dengan semangat dan sukacita.
Tak hanya alumni yang datang untuk bernostalgia dan berbagi kebahagiaan, para mahasiswa pun tampak sangat bersemangat mengikuti setiap rangkaian acara. Lagu-lagu pujian dinyanyikan dengan penuh penghayatan, menciptakan suasana ibadah yang khidmat namun tetap cair dan bersahabat.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Lukas Weni, S.Th, yang mengajak seluruh jemaat untuk kembali merenungkan besarnya kasih Tuhan bagi umat manusia. Dengan gaya penyampaian yang sederhana dan membumi, ia menegaskan bahwa anugerah Tuhan bukan sekadar untuk dirasakan, tetapi juga untuk dibagikan melalui sikap kasih, kepedulian, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Menariknya, perayaan Natal Ikalasmiku kali ini juga diramaikan oleh kehadiran mahasiswa yang beragama Muslim. Kehadiran mereka menjadi warna tersendiri, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi yang tumbuh di lingkungan Kampus Ungu IBM Asmi.
Perayaan ini semakin bermakna dengan kehadiran Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Gideon (YLPG), Angelica Tengker. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata yayasan terhadap kegiatan kerohanian sekaligus penguatan nilai kebersamaan lintas iman di lingkungan kampus.
Ibadah Perayaan Natal Ikalasmiku 2025 pun tak sekadar menjadi agenda tahunan. Lebih dari itu, acara ini menjadi ruang perjumpaan, tempat alumni dan mahasiswa merayakan kasih Tuhan dalam semangat persaudaraan. Sebuah pesan sederhana namun mendalam: anugerah yang besar akan terasa semakin indah saat dirayakan bersama.





