Laporan : Nurman Ismail (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BOALEMO (KP) – Dalam acara Pelantikan Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) dan Badan Pendiikan kabupaten Boalemo, Bupati Darwis Moridu dalam pernyataaannya sangat tegas tidak membantah isu yang sempat berkembang terhadap dirinya yang diisukan akan pamit keluar dari kader Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) kabupaten Boalemo.
Selain dari itu Bupati Darwis menyampaikan bahwa kata pamit untuk keluar dari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sangat tidak beralasan.
Sebelumnya diketahui Bupati Darwis saat diwawancarai dirinya menyatakan dengan yakin bahwa dirinya akan maju pada perhelatan politik Pilkada Boalemo 2022 ditahun akan datang melalui mesin politik PDIP.
Sebenarnya kata Darwis Moridu, dirinya hanya mengandai andai saja, apabala hasil dari survei terhadap pencalonan dirinya maju pada perhelatan politik Pilkada Boalemo kedepan berada diposisi rendah, maka Bupati Darwis Moridu beragapan dirinya tidak akan mendapat rekomondasi partai untuk pencalonan Pilkada 2022 nanti.
Olehnya jika hal ini terjadi maka Bupati Darwis akan mengambil langkah strategis menggunakan jalur lain lewat dukungan rakyat atau lewat jalur perseorangan.
“Saya sampaikan kepada masyarakat waktu itu juga saya diwawancarai, apabila survei saya dibawah, berarti PDIP tidak akan mencalonkan saya, dan saya akan naik lewat independen, bukan berarti saya keluar dari PDIP. Nanti setelah saya terpilih Bupati saya akan kembali ke PDIP, bukan berarti saya keluar dari PDIP,” ungkapnya.#[KP]





