Breaking News
Live Update Berita Terkini

Barisan Gibran Nusantara Percepat Konsolidasi Nasional, Bentuk Kepengurusan di 38 Provinsi

Jumat, 17 Jul 2026
Editor: Eky
Dengarkan dgn suara Siap
4.6K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Gibran Nusantara (BGN) bergerak cepat memperkuat organisasi dengan memulai penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di 38 provinsi. Langkah ini dilakukan kurang dari sepekan setelah pengajuan permohonan pelantikan kepengurusan DPP.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Muhammad Asrul Indrawan, konsolidasi nasional dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas jaringan BGN di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal DPP BGN, Charma Afrianto, mengatakan pembentukan kepengurusan daerah menjadi bagian dari strategi membangun organisasi yang solid dan mampu menghimpun kader-kader terbaik.

Menurutnya, konsolidasi organisasi tidak hanya berfokus pada pembentukan struktur, tetapi juga memperkuat komunikasi serta menjalin hubungan dengan berbagai elemen strategis.

“Kami tidak hanya membentuk kepengurusan, tetapi juga membangun komunikasi dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak agar BGN memiliki jaringan yang kuat di seluruh Indonesia,” ujar Charma, Jumat (17/7/26).

Charma menjelaskan, penguatan jaringan diharapkan mampu menjadikan BGN sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah sehingga aspirasi publik dapat tersampaikan secara efektif.

Ia menambahkan, proses penyusunan kepengurusan dilakukan secara selektif dengan mengutamakan figur yang memiliki integritas, kapasitas, dan semangat pengabdian.

Selain mempercepat pembentukan DPW, DPP BGN juga menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, akademisi, komunitas, serta pelaku usaha untuk memperkuat jejaring organisasi.

Menurut Charma, langkah tersebut bertujuan menciptakan ruang kolaborasi yang produktif bagi generasi muda agar dapat berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui inovasi dan karya nyata.

Sementara itu, Ketua Umum DPP BGN Muhammad Asrul Indrawan menegaskan bahwa percepatan konsolidasi nasional merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam membangun struktur yang kuat hingga ke daerah.

Ia menilai keberadaan kepengurusan di 38 provinsi akan memperkuat peran BGN sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan.

“Target kami bukan sekadar membentuk kepengurusan di 38 provinsi, tetapi membangun organisasi yang bekerja nyata, mengabdi kepada masyarakat, serta menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” kata Asrul.

BGN menargetkan konsolidasi nasional berjalan secara bertahap hingga seluruh struktur organisasi di daerah terbentuk dan mampu menjalankan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat

No More Posts Available.

No more pages to load.