JAKARTA (kabarpublik.id) – FC Barcelona menyatakan tengah mengkaji pernyataan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, terkait kasus dugaan suap mantan petinggi komisi wasit Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Jose Maria Enriquez Negreira.
Dalam pernyataan resmi klub yang dirilis Rabu (13/5), Barcelona menyebut departemen hukumnya sedang mempelajari secara mendalam seluruh pernyataan dan tuduhan yang disampaikan Perez.
“Terkait konferensi pers yang diadakan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, kami informasikan bahwa departemen hukum kami sedang meneliti dengan saksama pernyataan dan tuduhan yang disampaikannya,” tulis Barcelona dalam pernyataan resmi klub.
Barcelona menambahkan bahwa seluruh pernyataan tersebut masih dianalisis sebelum klub menentukan langkah lanjutan yang akan diambil.
Kasus Negreira menjadi salah satu skandal terbesar dalam sepak bola Spanyol. Kasus ini berkaitan dengan dugaan pembayaran yang dilakukan Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira, mantan wakil presiden komite wasit RFEF, dalam periode 2001 hingga 2018.
Nilai pembayaran yang disorot dalam investigasi disebut mencapai sekitar 7,5 hingga 8,4 juta euro. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dan menyeret sejumlah mantan petinggi Barcelona, termasuk Josep Maria Bartomeu serta Sandro Rosell.
Dalam konferensi pers pada Selasa waktu setempat, Florentino Perez menyebut kasus Negreira sebagai skandal terburuk sepanjang sejarah sepak bola.
Perez juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan dokumen setebal 500 halaman untuk dibawa ke level UEFA setelah kompetisi musim ini berakhir.





