“Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman Islamabad, pembicaraan tingkat teknis akan dilaksanakan di Burgenstock, Swiss, pada 21 Juni 2026,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan kementerian itu turut menambahkan bahwa perwakilan dari Amerika Serikat dan Iran, bersama para mediator dari Pakistan dan Qatar, akan berpartisipasi dalam diskusi tersebut.
Adapun Amerika Serikat dan Iran sebelumnya diharapkan memulai perundingan pada Jumat (19/6), tetapi ditunda karena pertempuran antara Israel dan gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah, di Lebanon.
Sebelumnya pada 14 Juni, Iran dan AS mengonfirmasi bahwa penyusunan nota kesepahaman telah selesai.
Kemudian pada malam sebelum 18 Juni, kedua negara menandatangani dokumen tersebut secara jarak jauh yang menjamin berakhirnya konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.
Memorandum tersebut akan memberi kedua negara waktu 60 hari untuk menegosiasikan kesepakatan akhir terkait isu seputar nuklir Iran dan sanksi yang diberlakukan AS.
Selain itu, memorandum tersebut juga menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan lautnya, dan bagi Iran untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti (ant)






