Breaking News
Live Update Berita Terkini

Angkatan Bersenjata Iran akan Balas Serangan AS di Iran selatan

Rabu, 8 Jul 2026
Editor: Jamalul Insan
Arsip foto - Rudal-rudal yang diproduksi oleh angkatan bersenjata Iran untuk industri pertahanan dipamerkan, sementara pertunjukan paramotor yang menampilkan bendera Iran berlangsung, selama perayaan peringatan ke-47 revolusi 1979 yang dipimpin oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini, ketika ratusan warga berkumpul di Lapangan Azadi Teheran, Iran, pada 11 Februari 2026. (ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anadolu/pri.)
Dengarkan dgn suara Siap
2.9K pembaca
MOSKOW  (Kabarpublik.id) – Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran berjanji akan memberikan tanggapan tegas terhadap serangan AS di Iran selatan, menurut laporan Press TV pada Rabu.

Komando tersebut menambahkan bahwa Iran tidak akan mengizinkan Amerika Serikat ikut campur dalam urusan di sekitar Selat Hormuz.

Pada Selasa malam, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas serangan Iran terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz.

Selanjutnya pada hari itu, komando tersebut mengatakan telah menyelesaikan operasi, menghantam lebih dari 80 target Iran, termasuk sistem pertahanan udara, sistem rudal anti-kapal, dan perahu-perahu kecil Korps Garda Revolusi Islam.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan Iran menyerang sejumlah pangkalan Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain sebagai balasan atas serangan Washington terhadap Teheran.

Komando Pusat AS (CENTCOM), Selasa malam (7/7), mengatakan militer AS telah melakukan rangkaian serangan balasan baru terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terbaru Iran terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz.

CENTCOM mengeklaim telah menyelesaikan operasi tersebut, dengan menargetkan lebih dari 80 sasaran Iran, termasuk sistem pertahanan udara, sistem rudal anti-kapal, dan kapal-kapal kecil IRGC.

“Sebagai respons awal atas agresi tersebut, pasukan angkatan laut dan udara IRGC melakukan operasi gabungan dan menyerang 85 fasilitas penting militer AS di Armada ke-5 Angkatan Laut AS di pelabuhan Salman di Bahrain, serta pangkalan udara Ali Al Salem di Kuwait dengan menggunakan drone dan rudal,” demikian menurut pernyataan IRGC, seperti dikutip kantor berita Fars.

Militer Iran juga dilaporkan telah menembak jatuh sebuah drone MQ-9 Amerika.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.