Breaking News
Live Update Berita Terkini

UIN Jakarta Masuk 29 Besar Dunia Bidang Studi Keagamaan Versi QS 2026

Sabtu, 28 Mar 2026
Editor: Eky
Kampus UIN Jakarta. (Sumber: kemenag.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
24.6K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatat prestasi global. Dalam QS World University Rankings by Subject 2026, UIN Jakarta menempati peringkat ke-29 dunia pada bidang Theology, Divinity & Religious Studies.

Hasil yang dirilis pada Kamis (26/3/26) ini menunjukkan lonjakan signifikan. Pada 2025, UIN Jakarta masih berada di peringkat 101–150 dunia, dan pada 2024 di rentang 101–140.

Capaian tersebut didukung skor keseluruhan 76,1, dengan indikator unggulan antara lain Employer Reputation 49,1, H-index 92,1, Citations per Paper 94,5, dan Academic Reputation 75.

Dengan peringkat ini, UIN Jakarta melampaui sejumlah kampus ternama dunia, seperti Fordham University, University of Birmingham, Université catholique de Louvain, hingga Al-Azhar University.

Di tingkat nasional, beberapa perguruan tinggi juga masuk pemeringkatan, di antaranya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (peringkat 37), Universitas Gadjah Mada (45), Universitas Islam Indonesia (101–150), serta UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (101–150).

Adapun 10 besar dunia pada bidang ini diisi oleh kampus-kampus elite seperti University of Notre Dame, University of Oxford, Harvard University, hingga Yale University.

Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menyatakan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Capaian ini adalah buah dari kolaborasi dan dedikasi sivitas akademika UIN Jakarta dalam membangun tradisi akademik yang kokoh dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia menegaskan, prestasi tersebut menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan riset.

“Ini bukan hanya capaian, tetapi juga tanggung jawab kita untuk terus memperkuat tradisi akademik,” tegasnya.

Asep juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Republik Indonesia atas dukungan yang diberikan dalam pengembangan perguruan tinggi keagamaan.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron Syamsuddin, menilai capaian ini sebagai bukti keberhasilan strategi internasionalisasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

“Di tengah persaingan global, hanya sedikit perguruan tinggi yang mampu menembus 50 besar dunia pada bidang tertentu. Ini pencapaian luar biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, prestasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi internasional, meningkatkan kualitas riset, serta memperluas pengakuan global terhadap PTKIN sebagai pusat unggulan studi keagamaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.