Breaking News
Live Update Berita Terkini

One Way KM 132–70 Diberlakukan, Menhub: Upaya Urai Kepadatan Arus Balik

Sabtu, 28 Mar 2026
Editor: Eky
lalu lintas di jalan tol Jakarta-Cikampek. (Sumber: jawapos)
Dengarkan dgn suara Siap
27.1K pembaca

BEKASI (kabarpublik.id) – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) dari KM 132 hingga KM 70 di Tol Trans Jawa, Jumat (27/3/26).

Kebijakan ini diambil untuk mengurai kepadatan arus balik menuju Jakarta yang meningkat di sejumlah titik, terutama akibat antrean di rest area.

“Lalu lintas sebenarnya masih sesuai prediksi dan tidak terlalu tinggi. Namun, karena ada hambatan di beberapa ruas, khususnya rest area, terjadi kepadatan sehingga kami memberlakukan one way dari KM 132 hingga KM 70,” ujar Dudy di Command Center KM 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi.

Ia menjelaskan, pemerintah akan terus memantau kondisi di lapangan. Jika volume kendaraan meningkat, rekayasa lalu lintas akan diperluas secara bertahap.

“Jika terjadi peningkatan arus, maka atas diskresi Kepolisian, one way lokal tahap dua dari KM 169 hingga KM 70 dan tahap tiga dari KM 188 hingga KM 70 dapat diberlakukan,” jelasnya.

Bahkan, lanjut Dudy, skema one way nasional dari Tol Kalikangkung juga berpotensi diterapkan apabila lonjakan kendaraan terus terjadi.

“Namun untuk saat ini, one way sepenggal diharapkan cukup untuk mengurai kepadatan sejak pagi hari,” tambahnya.

Dudy mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memanfaatkan aplikasi Travoy atau layanan Call Center Jasa Marga untuk memperoleh informasi terkini terkait rekayasa lalu lintas, rest area, dan fasilitas pendukung perjalanan.

Selain itu, ia juga mengingatkan pelaku usaha angkutan logistik untuk mematuhi aturan pembatasan operasional kendaraan selama masa Angkutan Lebaran 2026.

“Saya meminta angkutan logistik dengan sumbu tiga ke atas tidak beroperasi hingga 29 Maret 2026. Ini demi menjaga keselamatan pemudik,” tegasnya.

Berdasarkan data Korlantas Polri, angka fatalitas kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 turun 30,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara jumlah kecelakaan selama Operasi Ketupat juga menurun 5,3 persen.

Dudy mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk Kepolisian, Jasa Marga, dan Jasa Raharja, atas keberhasilan menekan angka kecelakaan.

“Ini menunjukkan manajemen lalu lintas yang diterapkan berjalan efektif,” ujarnya.

Sementara itu, data Jasa Marga mencatat kendaraan yang masuk Jakarta hingga pukul 06.00 WIB mencapai 2,3 juta unit atau sekitar 69 persen dari total proyeksi. Adapun volume kendaraan yang kembali ke wilayah Jabodetabek pada H+4 Lebaran mencapai 206.243 unit.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

No More Posts Available.

No more pages to load.