Laporan : Rijali (JMSI)
Editor : Mahmud Marhaba
RAJA AMPAT [KP] – Ditengah pandemi Covid-19 warga digegerkan dengan muncul salah satu kapal pesiar di perairan Raja Ampat, Senin (13/04/2020). Setelah diselidiki, teryata diketahui kapal tersebut hanya melintasi perairan Raja Ampat.
Namun, kapal misterius itu tidak didiketahui nama dan tujuannya, bahkan tidak terdeteksi alat navigasi di daerah setempat. Selain itu Pemda Raja Ampat tidak mengetahui darimana asal kapal pesiar itu.
Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Raja Ampat, Anggiat P Marpaung saat di konfirmasi via telepon, Selasa (14/04/2020) mengatakan, kapal pesiar itu hanya melintasi perairan Raja Ampat.
“Kami tidak akan mengizinkan karena Pemda sudah mengeluarkan surat edaran resmi yang menerangkan tak ada aktivitas apapun disetiap wisata, jadi untuk apa kapal itu ke Raja Ampat” ungkapnya.

Dia pun mengaku, pihak UPP Kelas II Raja Ampat tidak mendapatkan informasi bahkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sorong juga.
“Kapal itu hanya melintas, namanya laut semua kapal bisa melintas. Jadi kapal itu hanya lewat di perairan Raja Ampat saja, tidak menurunkan penumpang hanya sekedar lewat,” ucap Anggiat berulang-ulang kali.
Terkait tujuan kapal tersebut, Kepala UPP itu juga mengaku, tidak mengetahui tujuan kapal tersebut, karena pihaknya tidak mendapatkan informasi. Jika kapal tersebut ke Raja Ampat tentunya pihak UPP akan berkoordinasi dengan Pemda.
“Kita tidak tahu dari mana dan tujuan kemana, karena jika kapal tersebut tidak mampir di daerah kerja kita itu tidak diwajibkan untuk dilaporkan,” terang Anggiat.
Lanjutnya, seluruh tempat wisata di Raja Ampat sudah ditutup, tidak mungkin ada kapal yang masuk.
“Kita harus mendukung regulasi yang dibuat Pemda dalam rangkah pencegahan penyebaran Covid-19,” ucapnya.
Ia menerangkan, pelabuhan itu ada batas-batas wilayah kerjanya, yang namanya wilayah lingkungan kerja perairan dan wilayah lingkungan kerja darat.
“Jadi kita dibatasi kewenangan, itu dasarnya,” pungkas Anggiat #[KP]






