oleh

TIGA PENGACARA SIAP DAMPINGI ASBAR KUSEKE ATAS KASUS DUGAAN PENGANIYAAN OLEH APARAT DESA

Laporan : Ahmad R Idin (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

HALUT [KP] – Dugaan Kasus Penganiyaan oleh Oknum Kepala Desa (Kades) dan Ketua Badan Permusyaratan Desa (BPD) di Desa Bobisingo kecamatan Galela Utara kepada Asbar Kuseke, pemuda asal Desa tersebut kini menjadi sorotan. Tiga penasehat hukum (PH) siap mendampingi Asbar yang akan menyelesaikan persoalan ini secara hukum, Jumat (10/07/2020).

Ketiga pengacara yang siap mendampingi diantaranya , Faisal Hakim, SH, Ketua PH, Ahmad Rumasukun, SH dan Riski Ikdal Peleger, SH sebagai anggota.

Ahmad Rumasukun saat dikonfirmasi via telpon membenarkan soal dirinya dan kedua Lawyer akan siap mendampingi Asbar Kuseke sebagai penasehat hukum dalam proses kasus ini.

“Kami akan menjerat dengan Pasal 531 ayat KUHP tentang penganiayaan,” tutur Ahmad ketika dikonfirmasi.

Tambah Lawyer Ahmad Rumasukun bahwa laporan polisi awal tidak konek dengan ungahan video di media social, jadi  besok korban akan buat laporan baru, karena pasal yang tepat dengan ungahan video itu pasal 531 ayat (1) KUHP.

“Perbuatan tidak menyenangkan, pasal tersebut sudah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), yang lebih tepat itu menggunakan pasal 531 KUHP,” tutup Ahmad Rumasukun.

Disisi lain, Asbar Kuseke membenarkan juga bahwa dirinya akan memasukan laporan baru ke Polres Halmahera Utara pada hari Sabtu.

“Iya kami akan memasukan laporan baru sebagaimana disarankan oleh penasehat hukum saya,” tutur Asbar.#[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar